PADANG, harianhaluan. id – Tim riset MTsN 3 Kota Padang terus mematangkan persiapan untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset Tahun 2026 dan berupaya melangkah menuju 6 besar nasional. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah pencarian dan pengumpulan data melalui wawancara dengan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan relevansi dengan topik penelitian.
Dalam rangka memperkuat data penelitian, dua murid peneliti MTsN 3 Kota Padang melaksanakan pengumpulan data, Jumat (25/9/26) di Rumah Dinas Wakil Wali Kota (Wawako) Padang. Dalam kesempatan tersebut, Wawako H. Maigus Nasir, MPd berkenan menjadi narasumber dalam penelitian dilakukan kedua murid tersebut.
Dua peneliti muda MTsN 3 Kota Padang yang mengikuti OMI Riset Tahun 2026 tersebut Miftahul Jannah Zafira, murid kelas IX.8, dan Shiney Qurrata’ayuni Vidhiputri, murid kelas VIII.4. Keduanya mengangkat penelitian berjudul “Kongsi Digi: Pengembangan Sistem Informasi Digital Kongsi Kematian Berbasis QR Code untuk Masjid di Kota Padang.”
Penelitian tersebut dibimbing Sarly Lidya Roza, SPd.I dan Maisa Fitri, SSi. Melalui penelitian Kongsi Digi, kedua peneliti muda tersebut berupaya mengembangkan sebuah sistem informasi digital yang dapat mendukung pengelolaan informasi kongsi kematian di masjid melalui pemanfaatan teknologi QR Code.
Dalam proses pengumpulan data, Miftahul Jannah Zafira dan Shiney Qurrata’ayuni Vidhiputri melakukan wawancara serta menggali informasi dari Wawako. Data dan informasi yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat hasil penelitian sekaligus memberikan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat terhadap sistem informasi yang lebih mudah diakses, efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
Wawako menyambut baik kegiatan riset dilakukan murid MTsN 3 Kota Padang. Kesediaannya menjadi narasumber menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya riset di kalangan generasi muda, khususnya murid madrasah.
Hadir Kakankemenag Padang, Dr. H. Yasril, SAg, MA yang turut memberikan dukungan kepada tim riset MTsN 3 Kota Padang.
Dukungan dari berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa kegiatan riset murid madrasah mendapat perhatian dan ruang yang positif untuk berkembang. Proses penelitian tidak hanya mengajarkan murid tentang metodologi dan pengolahan data, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, menggali informasi, berkolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, ST, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wawako dan Kakankemenag yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan riset tersebut
Menurutnya, kegiatan riset merupakan bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang mampu melahirkan generasi kreatif, kritis, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan OMI Riset ini, kita berharap murid tidak hanya mampu menghasilkan karya penelitian, tetapi juga memiliki keberanian untuk menggali persoalan yang ada di tengah masyarakat dan mencari solusi melalui pendekatan ilmiah serta pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Nurhidayati berharap penelitian Kongsi Digi dapat memberikan hasil terbaik dan mampu mengantarkan tim riset MTsN 3 Kota Padang menuju 6 besar nasional OMI Riset Tahun 2026.
“Semoga ikhtiar dan proses yang dilakukan anak-anak kita bersama para pembimbing mendapatkan hasil terbaik. Dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi MTsN 3 Kota Padang,” tambahnya. (humas).






