PADANG, harianhaluan. id -Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas proses pembelajaran, Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, ST, melaksanakan supervisi pada mata pelajaran Fiqih di kelas VIII.6, Senin (28/9/26).
Supervisi tersebut dilaksanakan terhadap Fitri Suryani, guru mata pelajaran Fiqih, dengan materi pembelajaran “Puasa”. Kegiatan itu merupakan bagian dari pembinaan dan pemantauan kepala madrasah terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar, sekaligus sebagai upaya memastikan pembelajaran berlangsung secara efektif, terarah dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaan supervisi, kepala madrasah melakukan pengamatan secara langsung terhadap proses pembelajaran di kelas, mulai dari kesiapan guru, penyampaian materi, penggunaan metode dan media pembelajaran, keterlibatan peserta didik hingga pengelolaan kelas.
Supervisi pembelajaran tidak hanya menjadi bentuk evaluasi terhadap kinerja guru, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, pendampingan, dan refleksi untuk meningkatkan profesionalisme guru. Melalui supervisi, guru diharapkan dapat mengidentifikasi kekuatan maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan pembelajaran.
Nurhidayati menyampaikan bahwa supervisi merupakan bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran di madrasah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.
“Supervisi bukan semata-mata untuk menilai guru, tetapi lebih kepada pembinaan dan pendampingan agar proses pembelajaran semakin baik. Kita ingin memastikan setiap guru mampu menghadirkan pembelajaran yang bermutu, menyenangkan, dan mampu melibatkan peserta didik secara aktif,” ujarnya.
Pada pembelajaran materi “Puasa”, guru mengarahkan peserta didik untuk memahami konsep dan ketentuan puasa serta mengaitkannya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran melalui kegiatan tanya jawab dan diskusi.
Kegiatan supervisi berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari guru maupun peserta didik. Kehadiran kepala madrasah secara langsung di ruang kelas juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui pelaksanaan supervisi yang dilakukan secara berkelanjutan, MTsN 3 Kota Padang terus berkomitmen membangun budaya pembelajaran yang berkualitas, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan potensi peserta didik.
Nurhidayati berharap supervisi pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan observasi dan evaluasi, tetapi menjadi bagian dari proses perbaikan berkelanjutan menuju peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya madrasah yang bermutu, mendunia dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi semua. (humas).






