PASBAR, HARIANHALUAN.ID- Atlet cabang olahraga (Cabor) Dance Sport Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Queensa Adelia Noureen dan Azizi Kanz Jibrila, berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI Tahun 2026.
Kedua atlet tersebut meraih medali perunggu pada kategori Amateur Traditional Dance Duo dalam pertandingan yang berlangsung di Plaza Pasar Ateh, Kota Bukittinggi, Sabtu (10/10/2026) kemarin.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kontingen Pasaman Barat sekaligus membuktikan bahwa atlet daerah memiliki potensi untuk bersaing dan mengukir prestasi di tingkat provinsi melalui pembinaan dan latihan yang berkelanjutan.
Pertandingan Dance Sport tersebut turut dihadiri mantan Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R, bersama Asisten Administrasi Umum Setdakab Pasaman Barat, Harlina Syahputri yang merupakan orang tua atlet Dance Sport, Latifa Bahar.
Hadir pula Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasaman Barat, Eni Syafitri serta Kepala Bagian Keuangan Setdakab Pasaman Barat.
Kehadiran mereka menjadi bentuk perhatian terhadap perjuangan atlet Pasaman Barat yang berkompetisi pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kontingen Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) Kabupaten Pasaman Barat juga didampingi Venny Jasmarita, Yulia Sari serta Jack dan Boni.
Turut mendampingi Dian Yulia dan Dodi Ifanda dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman Barat.
“Kehadiran para pendamping diharapkan dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada atlet agar tampil maksimal serta membawa nama baik Kabupaten Pasaman Barat di Porprov Sumbar XVI Tahun 2026,” kata Dodi Ifanda di Simpang Empat, Senin (12/10/2026).
Disampaikan, bahwa para atlet ini berlatih di Sanggar Seni Adyarajaddipa.
“Queensa Adelia Noureen dan Azizi Kanz Jibrila merupakan atlet binaan Sanggar Seni Adyarajaddipa yang berlokasi di kawasan belakang Telkom, Jalan KKN, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat,” ungkapnya.
Keduanya dibina oleh Boni Hardian, yang juga bertugas sebagai pelatih sekaligus official tim Dance Sport Pasaman Barat pada Porprov Sumbar XVI Tahun 2026.
“Medali perunggu yang diraih melalui kategori Amateur Traditional Dance Duo tersebut menjadi hasil dari proses latihan dan persiapan yang dilakukan sebelum mengikuti pertandingan,” imbuhnya.
Ditambahkan, bahwa prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi atlet Dance Sport lainnya di Pasaman Barat untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing dengan atlet dari kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa ada sebanyak 18 Atlet Dance Sport Pasbar yang ikut terjun pada Porprov Sumbar XVI Tahun 2026.
“Sebanyak 18 atlet Dance Sport Kabupaten Pasaman Barat ambil bagian dalam sejumlah kategori pertandingan, seperti kategori Hip Hop Duo Umum – Amateur, Traditional Dance Duo Umum – Amateur, Line Dance, Racing Star Break Dance Boy, Racing Star Dance Girl, serta Line Dance Couple,” pungkasnya.
Keikutsertaan belasan atlet tersebut menunjukkan partisipasi Pasaman Barat dalam pengembangan olahraga Dance Sport, yang memadukan unsur gerak, teknik, koordinasi, kreativitas, dan penguasaan irama.
Ia berharap, melalui pembinaan Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) Kabupaten Pasaman Barat bersama pelatih dan sanggar seni, potensi atlet diharapkan terus berkembang sehingga mampu meraih prestasi lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
“Kita berharap dukungan dari pemerintah daerah, KONI, pelatih, official, pendamping, serta keluarga atlet untuk dapat memperkuat semangat pembinaan olahraga di Pasaman Barat,” tandasnya. (*)












