DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID – Dua tahun lebih Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni, menahkodai kapal yang bernama Dharmasraya, setapak demi setapak, selangkah demi selangkah terus ia arungi meskipun sangat berat yang diawali oleh ujian efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Tentu hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak berbuat, untuk tidak melakukan apa-apa bagi masyarakat Dharmasraya yang sudah memberikan amanah untuk pasangan itu.
Annisa Suci Ramadhani yang sering disapa Annisa atau Caca itu, tidak berdiam diri begitu saja di kursi empuknya, tapi gerak cepat terus ia langkahkan baik di Kabupaten Dharmasraya itu sendiri, ke Provinsi dan pemerintah pusat guna menjemput kue pembangunan untuk Dharmasraya.

Misalnya saja, baru baru ini ia kembali menyampaikan harapan dan meminta kepada Dirjen Cipta Karya untuk menindaklanjuti rencana pendirian PDAM dengan mengusulkan anggaran tambahan untuk merehabilitasi 6 titik SPAM yang telah lama dibangun, namun kondisinya kini rusak karena bertahun-tahun tidak difungsikan.Alhamdulillah, usulan ini mendapat respons positif dari Kementerian PU.
Keenam SPAM tersebut akan diperbaiki dan nantinya diharapkan menjadi aset awal PDAM Dharmasraya yang saat ini dalam proses pendirian. Selain itu, tenaga kerja PDAM juga perlu mendapatkan pelatihan manajemen agar seluruh aset dapat dikelola dengan baik.
Bukan berhenti disitu saja, baru baru ini Bupati Annisa berhasil membawa dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 1, 225 miliar untuk 30 rumah deret dari PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), setelah Bupati Annisa Suci Ramadhani mengusulkan dan memperjuangkan dukungan pembiayaan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Alokasi CSR senilai Rp1,225 miliar tersebut diperuntukkan bagi pembangunan 30 unit rumah deret di kawasan Pasar Lama, Pulau Punjung. Setelah itu, Bupati Annisa terus memperlebar telinganya ke pemerintah pusat sebagai sumber dana, kali ini pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan mengucurkan dana untuk bantuan dua unit X-Ray Portable untuk mendukung percepatan deteksi penyakit Tuberkulosis (TBC) dan menekan penyebaran kasus TBC di daerah itu.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan yang langsung diperjuangkan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani kepada Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu dalam rangka memperkuat sarana dan akses pelayanan kesehatan, khususnya pemeriksaan TBC bagi masyarakat hingga ke wilayah dan nagari.
Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina mengatakan bantuan dua unit X-Ray Portable tersebut akan menjadi penguatan bagi upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam penemuan kasus TBC.
Pada awal bulan Oktober, kabar gembira kembali terdengar dari pemerintah pusat, sebesar Rp48 miliar anggaran diluncurkan untuk Revitalisasi 87 Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembenahan sarana dan prasarana pendidikan pada jenjang PAUD/TK, SD dan SMP, sehingga sekolah-sekolah penerima dapat memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi peserta didik.












