Bagaimana caranya? Mendengarkan suara anak tidak harus rumit. Bisa dimulai dari hal-hal sederhana, yang perlu kita lakukan adalah:
- Sediakan waktu untuk mendengarkan cerita mereka tanpa terburu-buru
- Jangan langsung menghakimi atau memotong pembicaraan
- Hargai pendapat mereka, meskipun berbeda dari pandangan kita
- Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan mereka
- Sediakan ruang dan saluran yang aman bagi anak untuk menyampaikan aspirasinya
Suara anak bukanlah sekadar bunyi yang lewat. Di dalamnya tersimpan potensi, kebenaran, dan masa depan. Jika kita ingin membangun dunia yang lebih baik, lebih adil, dan lebih manusiawi, mulailah dengan mendengarkan suara anak. Karena masa depan yang cerah tidak hanya kita bangun untuk mereka, tetapi juga bersama mereka.
“Dengarkanlah suara anak, karena dari sinilah mengalir sungai kehidupan yang jernih dan penuh harapan.”
“Terkadang, kekuatan terbesar seorang ayah adalah kesesiaannya untuk mendengar”. (*)
Oleh: Ferdinal







