AGAM, HARIANHALUAN.ID— Kolaborasi dosen Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Program Studi Biologi, dan Program Studi Manajemen Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “Pemberdayaan Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam, Pasca Bencana Alam Menuju Masyarakat Tangguh”, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan di Nagari Sungai Landia dengan melibatkan masyarakat, khususnya orang tua peserta didik PAUD/TK yang terdampak bencana longsor pada 2025. Kegiatan ini diketuai Dr. Yaswinda, M.Pd. dari Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (S2 PAUD), bersama anggota Dina Patrisia, S.E., M.Si., Ph.D. dari Program Studi Manajemen dan Dr. Indrawati, M.Si. dari Program Studi Biologi. Tim pengabdian juga melibatkan mahasiswa Diara Lova dari S1 PGPAUD serta Azmi Indah Hati, S.Pd. dan Windi Elsa Putri, S.Pd. dari S2 PAUD. Sementara mitra dari Nagari Sungai Landia adalah Refli Suhemi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, Dr. Yaswinda, M.Pd., kemudian dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Sungai Landia, Refli Suhemi. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi budidaya hidroponik oleh Rahmi Kurniati, M.Pd. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai teknik budidaya hidroponik yang dapat diterapkan sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat pascabencana.
Kegiatan dilanjutkan dengan materi parenting dan trauma healing melalui aktivitas menanam yang disampaikan Dr. Yaswinda, M.Pd. Dalam kegiatan tersebut, para orang tua diajak melakukan aktivitas positif bersama anak sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial pascabencana. Selanjutnya, materi pemasaran disampaikan Dina Patrisia, S.E., M.Si., Ph.D., yang memberikan pemahaman kepada peserta mengenai strategi pemasaran hasil budidaya hidroponik agar dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sistem hidroponik secara simbolis kepada Wali Nagari Sungai Landia dan perwakilan TK terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan budidaya hidroponik di lingkungan masyarakat maupun satuan pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.
Selain sistem hidroponik, tim pengabdian juga melakukan penyerahan bibit dan polybag kepada wali murid. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan menanam yang dapat dilakukan oleh orang tua bersama anak di lingkungan keluarga.
Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat Nagari Sungai Landia pascabencana. Program yang dilaksanakan menggabungkan kegiatan budidaya hidroponik, parenting trauma healing melalui kegiatan menanam, serta penguatan pengetahuan pemasaran.
Melalui keterlibatan dosen, mahasiswa, pemerintah nagari, guru, dan wali murid, kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan dan pemberdayaan masyarakat Nagari Sungai Landia. Kegiatan dibiayai oleh LP2M UNP dalam Program pengabdian UNP Berdampak (PPUB) tahun Anggaran 2026
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam program pemberdayaan yang mengintegrasikan peran keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat nagari. (*)






