“Yang paling penting bukan hanya jumlah perusahaan yang hadir, tetapi berapa banyak tenaga kerja lokal yang benar-benar diterima bekerja. Ini yang akan menjadi perhatian dan evaluasi bersama,” katanya.
Nelfri juga meminta pemerintah daerah terus meningkatkan pelatihan keterampilan dan kompetensi generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan lembaga pendidikan sangat diperlukan dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja dan memiliki daya saing.
“Kalau lapangan kerja ini mampu menyerap ribuan pencari kerja, maka angka pengangguran akan turun dan ekonomi nagari ikut bergerak,” tutupnya. (*)






