DHARMASRAYA, harianhaluan.id – Setelah diumumkan hasil seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains kabupaten yang diselenggarakan Senin, (7/9/26), dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dharmasraya lulus ke tingkat provinsi untuk bidang Ekonomi dan Fisika. Pengumuman kelulusan, (12/9/26) melalui akun masing-masing peserta.
Dua siswa itu Nabila Khansa (juara 2 Fisika) dan Maisarah Fadiyah Nafissah (juara 1 Ekonomi). Untuk Fisika, siswa dibimbing Lisa Femilia Sari, sekaligus sebagai wakil kepala bidang kurikulum dan Widia Suryani. Sementara, bidang Ekonomi, dibimbing Emi Safna, Nila Wati, Desma Novalina dan Desy Eliza.
Kepala MAN Dharmasraya, Nasril Yunus, Minggu (13/9/26) merasa senang atas kelulusan dua siswa tersebut. Dia juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh guru pembimbing, baik siswa bimbingannya lulus ke tahap provinsi maupun yang tidak. Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada operator, Zul Fadly, yang telah mendaftarkan siswa pada OMI Sains dan OMI Riset.
“Alhamdulillah, dengan telah keluarnya hasil OMI tingkat Kabupaten, 2 siswa kita berhasil lulus ke tingkat provinsi. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh ustaz dan ustazah pembimbing atas dedikasi dan ikhtiyarnya. Ini adalah buah dari usaha bersama. Bagi yang belum lulus, jangan patah semangat. Jadikan ini cambuk untuk kita berbenah dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depan. Semoga tahun ini kita bisa kembali mengukir prestasi hingga tingkat Nasional,” komentar Nasril Yunus.
Lebih lanjut, Nasril Yunus menyampaikan bahwa pencapaian itu tidak terlepas dari kerja keras para pembimbing dan semangat belajar para siswa. Ia secara khusus meminta kepada pembimbing bidang Fisika dan Ekonomi untuk meningkatkan intensitas pembinaan agar kedua siswa dapat tampil maksimal di tingkat provinsi.
“Ini adalah amanah. Mari kita bimbing dengan sungguh-sungguh. Tidak mustahil dengan ikhtiyar maksimal, kita bisa kembali mengukir sejarah lulus hingga tingkat Nasional seperti beberapa tahun sebelumnya,” sebutnya.
Dia juga berpesan kepada pembimbing yang siswanya belum berhasil lulus agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap usaha dalam mendidik tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah SWT.
“Kepada bapak ibu guru pembimbing yang lain, tetap semangat. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi dan cambuk untuk kita semua. Kita mulai evaluasi strategi, program, dan pembinaan OSN, OMI serta OMI Riset dari sekarang. Harapan kita belum pupus, tahun depan kita harus lebih siap,” tambahnya. (humas).






