PESISIR SELATAN

Jemput Bola ke Kemenhub, Hendrajoni Perjuangkan Bus Sekolah dan Fasilitas Keselamatan Jalan untuk Pessel

×

Jemput Bola ke Kemenhub, Hendrajoni Perjuangkan Bus Sekolah dan Fasilitas Keselamatan Jalan untuk Pessel

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID- Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) dalam meningkatkan kualitas transportasi dan keselamatan pengguna jalan kembali ditunjukkan melalui langkah konkret di tingkat pusat. Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, memimpin langsung kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Zainal Arifin dan Kepala Dinas Perhubungan Zoni Eldo, Hendrajoni membawa sejumlah usulan strategis yang dinilai mendesak bagi masyarakat Pesisir Selatan. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat, Rudi Irawan, S.SiT., M.T., bersama jajaran teknis kementerian.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya “jemput bola” yang dilakukan pemerintah daerah untuk memperoleh dukungan anggaran dan program dari pemerintah pusat, terutama di sektor transportasi dan keselamatan lalu lintas.

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni mengajukan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari pengadaan bus sekolah, penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), penambahan rambu-rambu lalu lintas, hingga peningkatan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas Jalan Lintas Sumatera yang membelah wilayah Pesisir Selatan.

“Ada beberapa poin krusial yang kami usulkan langsung ke Ditjen Hubdat hari ini. Mulai dari pengadaan bus sekolah untuk anak-anak, penerapan Zona Selamat Sekolah, penambahan rambu lalu lintas, hingga optimalisasi penerangan jalan umum di sepanjang Lintas Sumatera yang melintasi Pesisir Selatan,” ujar Hendrajoni.

Menurutnya, kebutuhan fasilitas keselamatan jalan di daerah itu semakin mendesak seiring tingginya mobilitas masyarakat dan padatnya arus kendaraan di jalur nasional yang menjadi urat nadi transportasi Sumatera Barat bagian selatan.

Baca Juga  Bantuan dari Polres Mukomuko Tiba di Pessel, Bentuk Soliditas Polri untuk Warga yang Sedang Kesulitan

Pesisir Selatan sendiri memiliki bentangan Jalan Lintas Sumatera yang cukup panjang dan menjadi jalur utama pergerakan kendaraan logistik, transportasi antarkota, hingga kendaraan pribadi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap sarana keselamatan jalan menjadi semakin penting.

“Kebutuhan fasilitas keselamatan jalan di Pesisir Selatan ini sudah sangat mendesak. Kita memiliki jalur perlintasan Sumatera yang panjang dan padat,” katanya.

Tak hanya fokus pada infrastruktur jalan, Hendrajoni juga menaruh perhatian besar terhadap keselamatan pelajar. Karena itu, dukungan bus sekolah menjadi salah satu usulan utama yang disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kami juga meminta dukungan kuota bus sekolah untuk anak-anak kita di daerah. Ini bukan sekadar masalah transportasi, tetapi komitmen kita untuk memberikan rasa aman kepada orang tua saat anak-anak mereka pergi dan pulang sekolah. Kami ingin memastikan tidak ada anak sekolah yang telantar atau berisiko di jalanan,” ucapnya lagi.

Respons positif diberikan oleh pihak Ditjen Hubdat. Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Kementerian Perhubungan pada Tahun Anggaran 2026 menyediakan alokasi sebanyak 100 unit bus sekolah untuk berbagai daerah di Indonesia.

Meski proses penetapan penerima bantuan saat ini telah memasuki tahap finalisasi, pihak kementerian memastikan bahwa usulan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah diterima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi.

Keputusan akhir mengenai daerah penerima bantuan nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan.

Baca Juga  Motor Terbakar Saat Dikendarai di Surantih, Pengendara Selamat

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan, Zoni Eldo, mengatakan bahwa kebutuhan bus sekolah dan fasilitas keselamatan jalan merupakan aspirasi yang selama ini terus disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, masih banyak pelajar di sejumlah kecamatan yang harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju sekolah dengan keterbatasan moda transportasi yang aman dan terjangkau.

“Keberadaan bus sekolah akan sangat membantu masyarakat, terutama pelajar yang tinggal di wilayah yang jauh dari pusat pendidikan. Selain meningkatkan akses transportasi, program ini juga akan berdampak langsung terhadap keselamatan anak-anak kita di jalan,” kata Zoni Eldo.

Ia menambahkan, selain pengadaan bus sekolah, pemasangan ZoSS, rambu lalu lintas, serta penerangan jalan pada titik-titik rawan kecelakaan juga menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

“Jalan nasional yang melintasi Pesisir Selatan merupakan jalur strategis dengan volume kendaraan yang tinggi. Karena itu, peningkatan fasilitas keselamatan jalan sangat diperlukan untuk menekan risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap sinergi dengan pemerintah pusat semakin kuat sehingga berbagai program yang diusulkan dapat segera direalisasikan. Bagi daerah yang dikenal sebagai Negeri Sejuta Pesona itu, peningkatan layanan transportasi dan keselamatan jalan bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga investasi jangka panjang untuk melindungi masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah. (*)