PARIAMAN, harianhaluan.iad – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) turut mendorong pertumbuhan lembaga pendidikan Al Quran, baik di sekolah, madrasah, pondok pesantren, MDT dan LPQ. Hal itu sebagai wujud Asta Protas Kemenag terkait Layanan Keagamaan Berdampak.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag ) Kota Pariaman Edy Oktafiandi pada pembukaan MTQ Nasional IX tingkat Kecamatan Pariaman Selatan, Jumat 17 juli 2026 di halaman Kantor Camat setempat.
Lebih lanjut Edy Oktafiandi menjelaskan bahwa pendidikan Al Quran perlu diperkuat dan digerakan agar proses pembelajaran Al Quran berjalan baik dengan kualitas yang dapat dihandalkan, termasuk dalam iven MTQ.
Disamping itu pendidikan Al Quran yang baik akan mampu menangkal generasi muda dari pengaruh negatif dalam kehidupanya.
Sebelumnya Walikota Pariaman Yota Balad dalam sambutanya menyatakan bahwa MTQ yang dilaksanakan ini merupakan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman dalam mewujudkan Pariaman RISALAH (Beriman Saleh dan Berakhlak. Oleh karenanya dukungan tokoh agama, adat dan masyarakat sangat diharapkan agar dalam 5 tahun kepemimpinan kami berbagai progran syiar dakwah islam dapat berjalan baik sebingga memberikan dampak pada sikap dan prilaku warga kota.
Turut hadir pada pembukaan MTQ tersebut Anggota DPD RI H. Jelita Donal , LC, Sekda, Forkopimda, anggota DPRD, Ketua TP PKK, DWP, Pimpinan OPD, jajaran Kemenag, Camat KUA, Kepala Desa dan undangan lainnya. (rel).






