HARIANHALUAN. ID. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang Ramli bersama Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum Hendrawati mengikuti pembinaan madrasah pilot project dalam rangka Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026 di Aula Amal Bakti 1 Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Senin (6/4/26).
Kegiatan pembinaan diikuti Kepala dan Waka Kurikulum dari 44 madrasah negeri (MTsN dan MAN) yang merupakan madrasah pilot project ZI menuju WBK/WBBM se- Sumbar berlangsung satu hari.
Peserta mendapatkan berbagai materi penting terkait implementasi pembangunan zona integritas, mulai dari penguatan manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, hingga penguatan akuntabilitas kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bertindak sebagai narasumber Mustafa (Kakanwil Kemenag Sumbar), Hendri Pani Dias (Kabid Penmad), Hami Mulyawan (Ketua Tim Kesiswaan), Firdaus (Ketua Tim Sarpras), Jhon of Rizal One (Ketua Tim GTK), Taslim Perdana (Ketua Tim kelembagaan) Afrizal (ketua Tim Evaluasi dan Kurikulum) dan Sukmadianto (Ketua Tim Ortala).
Kepala MTsN 2 Padang Ramli menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan zona integritas di lingkungan madrasah. Melalui pembinaan ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk mewujudkan madrasah yang bersih, transparan, dan melayani,” ujar Ramli.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh unsur di madrasah perlu bersinergi dalam mendukung program tersebut agar target meraih predikat WBK/WBBM dapat tercapai.
“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimis target ini bisa terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Waka Bidang Kurikulum MTsN 2 Padang, Hendrawati menyampaikan bahwa pembinaan ini memberikan dampak positif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam aspek perencanaan dan pelaksanaan kurikulum yang lebih terstruktur dan akuntabel. (humas).






