SAWAHLUNTO, harianhaluan. id – Komitmen MAN Kota Sawahlunto dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga cakap dalam literasi keuangan kembali diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah dilaksanakan, Jumat (31/7/26). Kegiatan ini diawali dengan kunjungan resmi Tim Bank Syariah Indonesia (BSI) yang disambut Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro.
Hadir dalam kegiatan tersebut Viviyan Desti beserta tim dari BSI Area Padang, serta Fadhil Fuadi selaku Kepala Cabang BSI Kota Sawahlunto bersama jajaran. Kegiatan diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta peserta didik MAN Kota Sawahlunto yang memenuhi ruang kegiatan.
Dalam sambutan Kepala MAN Kota Sawahlunto sekaligus saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BSI yang telah memilih MAN Kota Sawahlunto sebagai mitra dalam memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah.
Menurut Dafril Tuanku Bandaro, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. Terlebih lagi, prinsip-prinsip ekonomi syariah mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan keberkahan yang selaras dengan pendidikan karakter yang terus dikembangkan di madrasah.
“Kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga keuangan syariah merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan berdasarkan nilai-nilai syariah. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga madrasah,” kata Dafril.
Usai pembukaan materi sosialisasi disampaikan oleh Viviyan Desti dari BSI Area Padang. Dalam paparan VIviyan Desti peserta dikenalkan pada konsep dasar literasi keuangan syariah pentingnya budaya menabung, pengelolaan keuangan yang sehat, hingga berbagai layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Murid menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar produk dan layanan perbankan syariah. Interaksi dua arah yang terjalin menjadikan sosialisasi tidak sekadar penyampaian materi, melainkan ruang edukasi yang menyenangkan dan memperkaya wawasan peserta. Dan di BSI untuk murid ada namanya Simpel (Simpanan Pelajar)
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta, BSI memberikan berbagai bingkisan kepada siswa yang berhasil menjawab maupun mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi berlangsung. Momen tersebut semakin menambah semarak kegiatan sekaligus memotivasi murid untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang dunia keuangan syariah. (humas).






