PESISIR SELATAN, harianhaluan. id – Melaksanakan refleksi setelah supervisi pelaksanaan pembelajaran sangat penting dilakukan agar guru dan supervisor agar dapat mengevaluasi proses mengajar secara objektif serta merumuskan langkah perbaikan yang tepat.
Demikian disampaikan Kepala MTsN 2 Pesisir Selatan Alfauzan sesaat setelah selesai melaksanakan tugasnya sebagai supervisor di Kelas VII Madrasahnya, Jumat (25/9/26).
Lebih jauh disampaikan Alfauzan, terkait pentingnya melakukan refleksi setelah supervisi diantaranya, pertama, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan selama proses pembelajaran, agar pada pembelajaran berikutnya dapat lebih maksimal dan lebih terukur hasilnya
Kedua dalam rangka membantu guru melihat kembali apa yang sudah berjalan dengan baik dan bagian mana yang masih kurang, sehingga pada pembelajaran berikutnya KBMnya benar-benar bermakna dan murid mendapatkan hasil yang nyata setelah berakhirnya kegiatan pembelajaran.
Lalu ketiga, pentingnya refleksi adalah sebagai sarana untuk mencocokkan hasil pengamatan supervisor dengan apa yang dirasakan oleh guru selama di kelas, juga dalam rangka membangun Komunikasi dua arah yang positif terhadap kualitas pembelajaran yang berdampak.
Keempat, supervisi pelaksanaan pembelajaran di kelas bukan bentuk menghakimi atau bicara salah benar, namun tujuannya dalam rangka mengubah persepsi guru bahwa pasca-supervisi dilakukan diskusi yang baik, bermakna dan berdampak bagi peningkatan kualitas pembelajaran, sekali lagi bukan sebagai ajang mencari kesalahan guru, ujarnya.
Kemudian kelima, refleksi sebagai bagian dari memberikan kesempatan pertama bagi guru untuk menyampaikan penilaian terhadap dirinya sendiri, sebelum menerima umpan balik dari supervisor.
Kemudian juga disampaikannya, bahwa selaku supervisor, kepala madrasah wajib mengetahui secara mendalam seperti apa seorang guru dalam menyajikan materi ajar, sehingga nanti dapat mengabil kebijakan atau strategi baru yang tepat untuk mengatasi kendala ditemukan guru saat mengajarm
Dikemukakannya ada beberapa manfaat dilakukannya refleksi tersebut diantaranya, Meningkatkan kualitas mengajar. Membantu memahami kebutuhan siswa. Mengembangkan metode dan strategi baru. Menumbuhkan empati dan kesadaran diri. Membawa guru menjadi lebih inspiratif. Selanjutnya guru yang rutin melakukan refleksi akan selalu tumbuh, berkembang dan dicintai murid.
Hendra salah seorang guru yang diminta tanggapannya terkait dilakukannya refleksi setelah supervisi oleh kepala madrasah menyebutkan setuju sekali dilakukan supervisi tersebut, karena refleksi itu sangat penting setelah supervisi selesai dilaksanakan di salam kelas.
Hendra juga menambahkan bahwa pada fase refleksi tersebut, begitu guru selesai mengajar di kelas, lalu langsung diberikan kesempatan melakukan penilaian terhadap dirinya setelah proses pembelajaran selesai dilaksanakan, kemudian dilanjutkan pendalaman oleh supervisor, sejatinya itulah refleksi yang paling jujur dan berdampak.
Terakhir menurut Hendra, dalam refleksi itu telah dilakukan penghimpunan data setelah pelajaran usai, dengan tujuan guru memiliki kesempatan menilai hasil belajarnya, sehingga dari kontemplasi serta masukan dari supervisor ada poin-poin penting dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar. (humas).
Kepala MTsN 2 Pesisir Selatan : Pentingnya Refleksi Setelah Supervisi






