AGAK, harianhaluan. id – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan keluarga besar MTsN 3 Agam. Pada Senin (3/8/26), melalui partisipasi dan sumbangsih guru, madrasah menyalurkan bantuan kepada dua orang alumni, Miftahurrahmi dan Raisya Fitri Yandri, yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata dari para pendidik kepada kedua alumni yang akan menempuh perjalanan akademik di salah satu perguruan tinggi Islam tertua dan bergengsi di dunia. Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi sukarela guru MTsN 3 Agam sebagai wujud kepedulian sekaligus ikhtiar untuk meringankan kebutuhan awal keberangkatan mereka.
Kepala MTsN 3 Agam, Dr. Hj. Ridha Albiy, SPd.I, MPd menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar MTsN 3 Agam mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang terus terjaga, bahkan setelah peserta didik menyelesaikan pendidikannya di madrasah.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Miftahurrahmi dan Raisya Fitri Yandri untuk terus berjuang menuntut ilmu. Kesempatan belajar di Universitas Al Azhar merupakan amanah yang harus dijaga dengan kesungguhan, disiplin, dan akhlak yang mulia. Semoga keduanya menjadi generasi yang berilmu, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama orang tua, almamater, daerah, dan bangsa Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Hj. Ridha Albiy berharap keberhasilan kedua alumni menembus Universitas Al Azhar dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh siswa MTsN 3 Agam agar berani bermimpi besar dan terus berusaha meraih cita-cita.
“Semoga perjalanan Miftahurrahmi dan Raisya Fitri Yandri menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, doa, dan tekad yang kuat, siswa madrasah juga mampu menembus perguruan tinggi bertaraf internasional. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi adik-adik mereka di MTsN 3 Agam untuk terus berprestasi dan tidak pernah berhenti belajar,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, guru juga menyampaikan doa agar kedua alumni senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan, dan kelancaran selama menempuh pendidikan di Mesir. Mereka berharap ilmu yang diperoleh kelak menjadi keberkahan dan dapat diabdikan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara.
Momentum penyerahan bantuan ini menjadi bukti bahwa ikatan kekeluargaan di MTsN 3 Agam tidak berakhir saat murid lulus. Madrasah terus hadir memberikan dukungan moral maupun material kepada para alumninya dalam menggapai cita-cita. (humas).






