BUKITTINGGI

Lely Suryaningsih Pimpin PTGMI Sumbar Periode 2026-2031

×

Lely Suryaningsih Pimpin PTGMI Sumbar Periode 2026-2031

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID- Musyawarah Daerah (Musda) VIII Dewan Pengurus Daerah (DPD ) Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Provinsi Sumbar, berlangsung dengan sukses dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam Musda yang digelar di Hotel Royal Denai View Bukittinggi, Jumat-Minggu (1-3/5), Lely Suryaningsih resmi terpilih sebagai Ketua DPD PTGMI Provinsi Sumbar untuk periode 2026-2031 mendatang.

Lely Suryaningsih yang berdinas di Rumah Sakit M Djamil Padang itu, memperoleh suara terbanyak dalam penghitungan suara pemilihan Ketua DPD PTGMI Provinsi Sumbar.

Dari tiga calon yang diusulkan, Lely Suryaningsih dari DPC PTGMI Kota Padang memperoleh 15 suara, Joni Satria dari DPC 50 Kota memperoleh 10 suara, dan Rukmawati dari DPC Padang Pariaman meraih 12 suara.

“Dari total 37 suara yang diperebutkan dalam pemilihan ketua, Lely Suryaningsih memperoleh suara terbanyak, sehingga beliau resmi memimpin PTGMI Sumbar untuk periode lima tahun kedepan,” kata Taufik Hidayat, anggota DPD PTGMI Sumbar Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Minggu (3/5).

Dengan terpilihnya Lely Suryaningsih sebagai ketua yang baru ulasnya, diharapkan membawa angin segar dan semangat baru di tubuh organisasi PTGMI Sumbar.

Baca Juga  Siswa Madrasah Bukittinggi Borong Juara Bintang Qur’an TVRI Sumbar

Sebelumnya, kegiatan Musda dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi diwakili Kepala Dinas Kesehatan Ramli Andrian, dan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PTGMI Asep Supriadi, Ketua DPD PTGMI periode sebelumnya Gusti Haryati, Pengurus DPC PTGMI se Sumbar, dan tamu undangan lainnya.

Musda PTGMI Sumbar mengusung tema
“Penguatan Eksistensi dan Peran Terapis Gigi dan Mulut Dalam Mewujudkan PTGMI Yang Profesional dan Bermartabat”.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum DPP PTGMI Asep Supriadi mengatakan, Musda PTGMI yang dilaksanakan ini adalah forum tertinggi organisasi tingkat provinsi untuk menentukan arah kebijakan, program kerja, dan memilih kepengurusan baru untuk periode lima tahun kedepan.

Melalui pelaksanaan Musda, PTGMI Sumbar bisa berdiskusi di sidang komisi guna menyusun program kerja yang berkualitas lima tahun kedepan. Ia mengaku masih banyak program dan kegiatan yang perlu dievaluasi dan masih banyak PR yang harus dikerjakan.

Kepada ketua baru yang terpilih, diharapkan dapat mengayomi dan bisa memberikan semangat baru ditubuh organisasi, sehingga bisa melakukan percepatan-percepatan dalam hal mendukung pembangunan kesehatan, khususnya pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Asep Supriadi juga menekankan kepada pengurus, agar program kerja organisasi kedepan bisa lebih fokus pada penurunan prevalensi karies gigi, sejalan dengan target Indonesia Bebas Karies 2030.

Baca Juga  7 Anggota DPRD Bukittinggi Jemput Aspirasi Masyarakat Guguak Panjang

Diakuinya masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan besar di Indonesia, teasuk di Sumbar sendiri. Hal ini disebabkan rendahnya literasi dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang belum paham bagaimana cara menyikat gigi dengan baik dan benar, serta serta waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Ini menjadi PR bagi kita untuk memberikan pemahaman lebih detail kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Ramli Andrian menyampaikan, melalui Musda ini diharapkan akan dapat melahirkan berbagai rumusan dan program kerja yang bersifat kongkrit, dalam rangka pembangunan bidang kesehatan secara profesional.

Ia juga mendorong PTGMI untuk dapat terus meningkatkan perannya dalam pelayanan kesehatan, khususnya di bidang preventif dan promotif kesehatan gigi dan mulut.

“Kami dari Dinas Kesehatan mendorong pengembangan dan penguatan organisasi PTGMI, bagaimana meningkatkan kompetensi bagi anggota, dan bagaimana mengembangkan diri untuk lebih baik lagi,” kata Ramli. (*)