HALUAN MADRASAH

MAN Lima Puluh Kota Gelar Workshop KBC, Irwan : Cintai Madrasah Sepenuh Hati

×

MAN Lima Puluh Kota Gelar Workshop KBC, Irwan : Cintai Madrasah Sepenuh Hati

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, harianhaluan.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lima Puluh Kota melaksanakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) selama dua hari, Sabtu–Minggu, 23–24 Mei 2026 di Sago Bungsu II Lubuak Batingkok, Tanjung Pati.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. H. Irwan, MAg, Dr. Rika Maria, MA, dan Dr. H. Muhammad Suhardi, SPd.I, MPd. 

Workshop dibuka Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Lima Puluh Kota, Dr. H. Irwan, MAg.

Irwan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memahami tiga dimensi utama dalam diri manusia yakni akal, kalbu dan keinginan.

Pertama adalah akal merupakan panglima dalam tubuh manusia yang melahirkan pengetahuan. Karena itu, asahlah otak dan kecerdasan kita dengan sebaik mungkin. 

Menjaga kalbu atau hati, segala tindakan manusia berawal dari hati dan pikiran. Ketika hati rusak, maka rusak pula perilaku seseorang. Oleh sebab itu, pendidik diharapkan mampu mendengarkan suara hati dan menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Hari Keenam SAT, MTsN 2 Sawahlunto Gelar Briefing dan Evaluasi

Dimensi ketiga adalah keinginan. Ia menjelaskan bahwa keinginan harus mampu dikendalikan agar akal dan hati dapat berjalan selaras. 

“Kita sering mengasah otak, tetapi kurang mengasah hati. Salah satu cara mengaktifkan hati adalah melalui program Kamis Puasa (Kampus) dan membiasakan madrasah melahirkan generasi tahfiz minimal tiga juz,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengingatkan agar seluruh pendidik senantiasa menanamkan cinta dalam kehidupan dan pekerjaan. Jangan pernah melakukan sesuatu yang buruk kepada orang lain, karena semua akan kembali kepada diri kita. Awalilah cinta dari diri sendiri dengan memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani. Ketika seseorang mencintai dirinya dengan baik, maka ia akan merasakan kedamaian dalam dirinya. Mari cintai pekerjaan dan madrasah dengan sepenuh hati. 

Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, SAg, M.MPd dalam hantaran katanya mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti workshop dengan sepenuh hati. Dia berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan mampu mengaplikasikan ilmu, pengalaman, serta berbagai inspirasi yang diberikan oleh seluruh narasumber dalam praktik pendidikan di madrasah.

Baca Juga  Kepala MTsN 1 Pasaman Ikuti Wirid Remaja 

“Semoga melalui workshop ini kita semua dapat menjadi insan yang humanis, nasionalis, realistis, dan berkarakter sesuai dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta,” harapnya.

Pada hari pertama workshop, peserta mendapatkan materi tentang Kurikulum Berbasis Cinta yang membahas konsep dasar RPP atau modul ajar, asesmen KBC, serta pembelajaran mendalam. Materi ini disampaikan Rika Maria, dan Irwan. 

Hari kedua, Muhammad Suhardi menyampaikan materi tentang strategi pengembangan program keterampilan, penyusunan jadwal dan kurikulum keterampilan, serta implementasi sarana dan prasarana pada program keterampilan di madrasah.

Workshop diikuti  42 guru dan tenaga kependidikan MAN Lima Puluh Kota serta 10 guru dari madrasah aliyah swasta di Kabupaten Lima Puluh Kota. (humas).