PERISTIWA

Diduga Setubuhi Anak Tiri, Seorang Pria 52 Tahun di Pasaman Barat Diringkus Polisi

×

Diduga Setubuhi Anak Tiri, Seorang Pria 52 Tahun di Pasaman Barat Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Seorang lelaki berinisial AP (52) diringkus tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tirinya Bunga (nama samaran) yang mengalami disabilitas fisik, mental dan intelektual.

Petugas meringkus pelaku di area perkebunan kelapa sawit Jorong Sikabau Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Bremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (21/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan pelaku yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tirinya.

Baca Juga  Hewan Kurban Tahun Ini di Pasaman Barat Meningkat

“Korban merupakan anak tiri pelaku yang mengalami disabilitas fisik, mental dan intelektual,” ujar Kasat Reskrim diruang kerjanya, Selasa (22/9/2026).

Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan istrinya yang berada di kawasan Kecamatan Lembah Melintang pada Minggu pagi (20/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu, pelaku baru pulang dari tempat hiburan malam pada Sabtu malam (19/9/2026), dalam keadaan pengaruh minuman keras. Sesampai di rumah kontrakannya pada Minggu pagi (20/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, istri pelaku sedang tidak berada di rumah.

“Sampai di rumah kontrakannya, pelaku melihat korban sedang berbaring. Dalam kondisi dibawah pengaruh minuman keras, pelaku memanfaatkan situasi untuk menyetubuhi korban,” terangnya.

Baca Juga  Nyabu! Pria 39 Tahun Ditangkap Satres Narkoba Polres Dharmasraya di Jorong Sakato Sungai Rumbai

Warga yang merasa curiga karena mendengar suara korban merintih kesakitan dari dalam kamar rumah korban, sehingga pelaku menghentikan aksinya kemudian pergi melarikan diri dan meninggalkan korban di rumah kontrakannya.

“Warga setempat melihat korban dalam keadaan terbaring dan tidak menggunakan celana. Pelaku sempat diamankan oleh warga, namun berhasil kabur bersama seorang temannya ke arah perkebunan kelapa sawit di Jorong Sikabau, Nagari Air Bangis,” ucapnya.

Selanjutnya, kakak kandung korban melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Petugas merespon cepat laporan pihak keluarga korban, serta melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi.