TANAH DATAR, harianhaluan.id – Suasana penuh semangat dan tekad bulat menyelimuti MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan. Peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Latief, Bianca dan Andika sedang menjalani pembinaan intensif yang dirancang khusus untuk mematangkan kesiapan, memperdalam pemahaman, serta mengasah kemampuan hingga ke tingkat yang paling siap dan percaya diri.
Pembinaan intensif berlangsung secara terjadwal dan terarah, dipimpin guru pembimbing serta mendapat suppor dari Kepala Madrasah Rika Maria. Setiap sesi diisi dengan pendalaman materi, latihan soal, pembahasan secara mendalam, hingga simulasi yang mendekati suasana pelaksanaan aslinya. Tidak sekadar mengejar ketrampilan akademik, pembinaan juga menanamkan ketenangan batin, kepercayaan diri, serta semangat tawadhu dan sportivitas yang menjadi ciri khas madrasah.
Rika Maria, Rabu (30/9/26) memotivasi para pembimbing dan peserta.
” Ananda adalah harapan, kebanggaan dan wajah madrasah ini. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berdoalah dengan tulus, dan jalani setiap proses dengan senang hati. Kemenangan bukan hanya soal meraih juara, melainkan bagaimana kalian berjuang dengan jujur, rendah hati, dan membanggakan agama serta orang tua,” ujarnya.

Para murid tampak fokus dan bersemangat. Wajah-wajah yang bertekad kuat terlihat di setiap sesi pembelajaran. Mereka tidak belajar sendirian di belakang mereka ada doa orang tua, dukungan teman-teman, dan harapan seluruh warga madrasah. Setiap jam yang diluangkan, setiap soal yang dipecahkan, menjadi batu loncatan menuju kesiapan yang matang.
Pembinaan intensif ini juga menanamkan nilai-nilai ketekunan, kedisiplinan, dan kerja sama. Para pembimbing membimbing dengan sabar dan telaten, memastikan tidak ada satu hal pun yang terlewat. Kekompakan antara murid, guru pembimbing, dan pimpinan madrasah menjadi kekuatan besar yang menggerakkan langkah mereka menuju panggung OMI.
Dengan persiapan yang semakin matang, semangat yang tak pernah padam, dan doa yang terus mengalir, MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan siap melepas para peserta untuk berjuang memberikan yang terbaik. Apapun hasilnya, mereka sudah menjadi pemenang karena berani maju, berjuang, dan mengharumkan nama madrasah.
“Semoga Allah SWT melimpahkan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan bagi setiap langkah mereka, membawa pulang prestasi gemilang sekaligus menjaga akhlak yang mulia,” harap Rika Maria. (humas).






