HALUAN MADRASAH

Meneladani Rasulullah, MAN 1 Padang Panjang Gelar Peringatan Maulid Nabi

×

Meneladani Rasulullah, MAN 1 Padang Panjang Gelar Peringatan Maulid Nabi

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, harianhaluan.id – Keluarga besar MAN 1 Kota Padang Panjang melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu (22/8/26). Acara ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika madrasah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus memperkuat semangat juang dalam menuntut ilmu.  

Kegiatan menghadirkan penceramah dari Batusangkar, Febri Hendra, SPd.I yang menyampaikan tausiyah penuh makna. Dia menegaskan bahwa 12 Rabiulawal adalah hari lahir seorang yang agung, idola umat Islam sepanjang masa. “Kalau memang cinta dengan Rasulullah, ada beberapa hal yang harus dilakukan,” ujarnya. 

 Disampaikan mencintai Rasulullah tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus dimulai dengan mengenal beliau secara utuh. Mengenal pribadi Rasulullah berarti memahami perjalanan hidupnya, keluarganya, perjuangannya, serta kasih sayangnya kepada umat. Dengan mengenal beliau, murid akan semakin dekat dengan teladan yang sempurna, sehingga mampu meniru sikap dan perilaku beliau dalam kehidupan sehari-hari.  

Shalawat adalah bentuk cinta dan penghormatan kepada Rasulullah. Penceramah menekankan bahwa setiap kali kita bershalawat, Allah memberikan pahala besar dan menghapus sepuluh dosa kecil. Murid diajak untuk membiasakan menyebut nama Rasulullah dengan penuh rasa cinta, karena shalawat bukan hanya ibadah, tetapi juga penghubung hati kita dengan beliau.  

Baca Juga  Semangat Baru! MIN 6 Padang Gelar Matamuda

 Shalat adalah tiang agama dan bukti nyata cinta kepada Rasulullah. Beliau mengingatkan murid agar menjaga sholat tepat waktu, khususnya di masjid, karena itu akan membuat orang tua bangga dan mendatangkan keberkahan hidup. “Siapa yang menjaga sholat, maka Allah akan menjaganya,” tegas beliau. Sholat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kedisiplinan dan komitmen seorang muslim.  

 Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih, jujur, amanah, dan rendah hati. Murid diajak untuk meniru akhlak beliau dalam berinteraksi dengan guru, teman, dan masyarakat. Dengan akhlak yang baik, seseorang akan dihormati dan dicintai, serta menjadi cahaya bagi lingkungannya. Akhlak Rasulullah adalah fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda.  

Dikatakannya selama 23 tahun berdakwah, Rasulullah menghadapi berbagai ujian: dicaci, ditolak, diancam, bahkan hendak dibunuh. Namun beliau tidak pernah menyerah. Murid diajak untuk meneladani semangat juang ini dalam belajar dan meraih cita-cita. 

“Bagaimanapun kondisi orang tua dan keadaan kita, jadikan itu sebagai cambuk penyemangat,” pesan beliau. Semangat pantang menyerah adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan hidup,” katanya. 

Baca Juga  Marching Band MTsN 1 Bukittinggi Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 RI

Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Dr. Lainah, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat karakter murid. “Rasulullah adalah teladan utama dalam akhlak, semangat, dan perjuangan. Melalui peringatan ini, kita berharap seluruh murid mampu menanamkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di rumah,” katanya.  

Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara madrasah, guru, dan murid dalam membangun generasi yang berakhlak mulia serta siap menghadapi tantangan zaman.

“Madrasah tidak hanya mencetak murid yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak baik, dan memiliki semangat juang seperti Rasulullah,” katanya.

Acara ditutup dengan penampilan hadrah dari kelas XE4, yang memukau hadirin dengan suara indah dan lantunan penuh syahdu. Penampilan ini menjadi simbol cinta dan penghormatan kepada Rasulullah, sekaligus memperkuat suasana kebersamaan di madrasah. (humas).