BREAKING NEWSAGAMHEADLINEOLAHRAGA

Badai Musorkab KONI Agam Masih Belum Berlalu, Atlet Terancam Gagal Ikut Porprov

×

Badai Musorkab KONI Agam Masih Belum Berlalu, Atlet Terancam Gagal Ikut Porprov

Sebarkan artikel ini

AGAM, HARIANHALUAN.ID — Polemik Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Agam masih belum berakhir. Di tengah persiapan menuju pelaksanaan Musorkab yang dijadwalkan akhir Agustus 2026, kembali muncul persoalan terkait usulan pembentukan karateker kepengurusan KONI Agam.

Ketua Umum KONI Agam, Edi Busti, menyampaikan hal tersebut, Kamis (20/8). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan baru bagi KONI Agam yang saat ini tengah berupaya menyelesaikan seluruh tahapan Musorkab.

Sebelumnya, kepanitiaan pemilihan Ketua Umum KONI Agam telah dibubarkan dan kemudian dibentuk kembali melalui Rapat Kerja KONI Agam. Pembentukan tim baru tersebut merupakan tindak lanjut setelah adanya supervisi dari KONI Provinsi Sumatera Barat.

Saat ini, kata Edi Busti, pihaknya kembali menerima surat yang berisi usulan pembentukan karateker pengurus KONI Agam.

“Saat ini kita kembali menerima surat adanya usulan pembentukan karateker pengurus KONI Agam. Ini tentu menjadi tantangan bagi kita dalam menyukseskan Musorkab yang prosesnya sudah berjalan,” ujar Edi Busti.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut proses organisasi, tetapi berpotensi berdampak langsung terhadap kepentingan atlet Agam yang tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

“Yang kita khawatirkan adalah dampaknya terhadap atlet. Jangan sampai persoalan organisasi ini justru membuat atlet kita tidak bisa bertanding pada Porprov Sumbar 2026. Atlet sudah melakukan persiapan, sudah berlatih dan mereka tentu berharap bisa membawa nama Kabupaten Agam di ajang tersebut,” katanya.

Baca Juga  41 Pelajar di Padang Bersaing pada Cabang Olahraga Panjat Tebing dan Senam O2SN

Edi menegaskan, KONI Agam saat ini tetap berupaya agar proses Musorkab dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan olahraga dan atlet dalam menyikapi persoalan yang terjadi.

“Kita tentu ingin persoalan ini diselesaikan dengan baik. Kepentingan utama kita adalah olahraga Agam dan atlet. Jangan sampai dinamika organisasi mengganggu persiapan atlet yang sudah lama menantikan Porprov,” tegasnya.

Sementara itu, tahapan Musorkab KONI Agam tetap dilanjutkan. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, Musorkab direncanakan berlangsung pada akhir Agustus 2026. Sebelumnya, KONI Agam telah menetapkan jadwal pelaksanaan Musorkab pada 26 Agustus 2026.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketua Umum KONI Agam periode 2026-2030 juga telah menjalankan tahapan penjaringan. TPP beranggotakan lima orang, yakni Harmen sebagai ketua, Vera Christian sebagai sekretaris, serta Afrianto Chandra, Andria Levis dan Marjoni sebagai anggota.

Tahapan pendaftaran bakal calon sebelumnya telah berlangsung pada 13-14 Agustus 2026. Hingga batas akhir pengambilan berkas, hanya Edi Busti yang mengambil berkas pencalonan.

Baca Juga  BNPB Berikan Dukungan Penanganan Darurat Banjir di Kabupaten dan Kota Pasuruan

Selanjutnya, pengembalian dan verifikasi berkas dijadwalkan berlangsung 17-19 Agustus, dengan pengumuman hasil verifikasi pada 21 Agustus 2026.

Karena itu, Jumat (21/8) menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Musorkab KONI Agam, yakni pengumuman hasil verifikasi administrasi bakal calon Ketua Umum KONI Agam.

“Besok pengumuman verifikasi administrasi calon ketua umum KONI Agam. Proses ini tetap kita lanjutkan sesuai tahapan yang sudah ditetapkan,” ujar Edi.

Ia berharap seluruh dinamika yang muncul tidak menghambat agenda Musorkab maupun persiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026. Apalagi, Pengcab sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan dan seleksi mandiri untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Edi juga mengingatkan bahwa Porprov 2026 merupakan momentum penting bagi atlet Agam setelah cukup lama tidak mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi. KONI Agam sebelumnya menyatakan akan mengikuti hampir seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov XVI Sumbar.

“Kita berharap semua pihak sama-sama menjaga agar proses ini tidak mengganggu kepentingan atlet. Musorkab biarkan berjalan sesuai aturan, persiapan Porprov juga harus tetap berjalan. Kita tidak ingin atlet menjadi korban ,” pungkas Edi Busti. (*)