HALUAN MADRASAH

MTsN 1 Pasaman Teguhkan Komitmen Melalui Penandatanganan Deklarasi Antibullying

×

MTsN 1 Pasaman Teguhkan Komitmen Melalui Penandatanganan Deklarasi Antibullying

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, harianhaluan.id – MTsN 1 Pasaman menggelar kegiatan Penandatanganan Deklarasi Anti Bullying sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, ramah dan bebas dari segala bentuk perundungan, Jumat (31/7/26). 

Kegiatan diikuti guru, tenaga kependidikan dan peserta didik dengan penuh antusias.

Acara diawali dengan pembacaan deklarasi antibullying oleh Mutia Khaira, MPd (Waka Bidang Humas) yang berisi komitmen seluruh warga madrasah untuk menolak segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital.

Baca Juga  Berduka, Guru MTsN 1 Pasaman Raswin Nita Meninggal Dunia

Setelah pembacaan deklarasi guru dan perwakilan murid secara bergantian membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi sebagai simbol dukungan dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan budaya saling menghormati dan menghargai sesama.

Kepala MTsN 1 Pasaman Dra. Raflis, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa perundungan merupakan perilaku yang tidak dapat ditoleransi karena dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental, emosional, dan prestasi belajar peserta didik. 

“Melalui deklarasi ini, kami berharap seluruh warga madrasah tidak hanya menjadikannya sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mengimplementasikan sikap saling menghargai, peduli, dan berani mencegah maupun melaporkan setiap tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan madrasah,” katanya.

Baca Juga  MTsN 2 Padang Bersama MIN 2 dan MIN 4 Padang Tadarus Al Qur’an 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya MTsN 1 Pasaman dalam mendukung terciptanya Madrasah Ramah Anak, yaitu lingkungan pendidikan yang menjamin keamanan, kenyamanan, serta perlindungan hak-hak setiap peserta didik. Deklarasi antibullying merupakan salah satu langkah yang banyak diterapkan madrasah untuk memperkuat budaya saling menghormati dan mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan. (humas).