Selain transformasi digital, TP-PKK Kota Payakumbuh juga menjalankan berbagai program strategis yang mencakup ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro, percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, serta pengendalian inflasi.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Mulyasni Muis Zulmaeta, yang akrab disapa Eni Zulmaeta mengatakan Kelurahan Padang Data Tanah Mati ditetapkan sebagai kelurahan terbaik dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2025 sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat provinsi.
Menurut dia, keberhasilan itu tidak terlepas dari peran aktif kader dan pengurus PKK yang mampu menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Keunggulan Padang Data Tanah Mati terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kader bersama warga sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat” katanya.
Ia menjelaskan salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah SIPEDATI yang mendukung pengelolaan data PKK dan dasa wisma secara terintegrasi dan lebih efektif.
Selain itu, kader PKK juga aktif melaksanakan program pembinaan keluarga, pendidikan anak dan remaja, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga penguatan kelembagaan.
Di sektor ekonomi, TP-PKK Kota Payakumbuh memfasilitasi kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan fesyen internasional The Sak sejak 2025 untuk memperluas akses pasar produk sulaman dan rajutan hasil karya pelaku UMKM setempat.
“Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan ekonomi pengrajin dan pelaku UMKM rajut serta sulam di Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Pada bidang lingkungan, masyarakat Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengembangkan Taman Pilah Kreatif yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi. Warga juga mengembangkan program Kampung Mandiri melalui berbagai usaha produktif seperti sulaman, rajutan, tenunan, dan industri kerupuk rumah tangga yang menjadi sumber pendapatan keluarga.
Di sektor kesehatan, kader PKK bersama masyarakat aktif menjalankan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lanjut usia.












