PAYAKUMBUH

Pemko Payakumbuh Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 H, Harapkan Kemabruran Jadi Teladan di Masyarakat

×

Pemko Payakumbuh Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 H, Harapkan Kemabruran Jadi Teladan di Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid bersama Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Payakumbuh yang juga Ketua Kloter, Endra Rinaldi, menyampaikan laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Sebanyak 175 jemaah haji asal Kota Payakumbuh diberangkatkan ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 13 sebanyak 161 orang serta Kloter 14 sebanyak 14 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173 jemaah kembali ke Kota Payakumbuh.

Dalam laporannya disampaikan satu jemaah, Hj. Nurjasmi Tamar Hamzah, wafat di Tanah Suci. Sementara itu, seorang jemaah lainnya, Andriana Jayusman Jama, dipulangkan lebih awal bersama Kloter 9 asal Kota Solok karena alasan kesehatan.

Baca Juga  Korpri Payakumbuh Lepas 17 ASN ke Tanah Suci, Haru dan Doa Mengiringi Langkah Menuju Haji Mabrur

Endra Rinaldi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh serta seluruh petugas yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Ia mengatakan para petugas mengusung moto Tulus, Ikhlas, dan Sabar sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, termasuk saat menghadapi berbagai dinamika selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

“Kami berharap seluruh jemaah yang kembali dari Tanah Suci dapat menjadi pribadi yang lebih baik, membawa manfaat bagi masyarakat, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan sekitarnya,” katanya.

Baca Juga  Asli Chaidir: Alhamdulillah! Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Padang Pulang dengan Jumlah yang Utuh

Kegiatan diakhiri dengan prosesi serah terima jemaah haji kepada keluarga masing-masing. Suasana haru mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga yang telah menanti sejak pagi.

Melalui penyambutan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap para haji yang telah kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta berkontribusi dalam membangun lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian sosial. (*)