Di tingkat sektoral, Kota Padang sangat bergantung pada perdagangan, sementara wilayah seperti Kepulauan Mentawai masih didominasi sektor primer dan belanja pemerintah. “Mentawai perlu keluar dari ketergantungan terhadap APBD. Harus ada dorongan sektor produktif,” ujar Nurul.
Hal serupa juga terjadi di Pesisir Selatan yang sangat bergantung pada sektor pertanian hingga 37,45 persen, yang rentan terhadap gangguan iklim seperti El Nino.
Sensus Ekonomi 2026 juga akan menjadi momentum penting untuk memperbarui tahun dasar ekonomi dari 2010 ke struktur yang lebih relevan dengan kondisi saat ini. Pendataan tidak hanya mencakup sektor konvensional, tetapi juga ekonomi digital, ekonomi hijau, hingga karakter usaha, permodalan, dan prospek investasi. “Ini akan memberikan gambaran utuh arah transformasi ekonomi Sumbar,” katanya.
Ia memastikan bahwa seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan hanya disajikan dalam bentuk agregat, sesuai amanat undang-undang. Terakhir, ia mengingatkan bahwa tanpa kolaborasi dan data yang kuat, Sumbar berisiko tertinggal dalam kompetisi ekonomi nasional.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Data sudah ada, tinggal bagaimana kita gunakan bersama untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya. (*)












