HALUAN MADRASAH

Pesta Demokrasi MTsN 3 Agam, Siswa Antusias Sukseskan Pemilos

×

Pesta Demokrasi MTsN 3 Agam, Siswa Antusias Sukseskan Pemilos

Sebarkan artikel ini

AGAM, harianhaluan. id – Pesta demokrasi tidak hanya berlangsung di tengah masyarakat, tetapi juga hidup dan tumbuh di lingkungan madrasah. Hal itu terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Agam yang sukses menggelar Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) atau Pemilos dengan melibatkan seluruh siswa.

Pemilos, Rabu (16/9/26) berlangsung penuh antusiasme. Para siswa diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung bagaimana proses demokrasi dilaksanakan. Mulai dari mengenal calon pemimpin, mendengarkan visi dan misi, menggunakan hak pilih, hingga menyaksikan proses penghitungan suara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala MTsN 3 Agam, Dr. Hj. Ridha Albiy, SPd.I, MPd . Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pemilos bukan sekadar kegiatan memilih Ketua OSIM, tetapi merupakan bagian dari proses pendidikan karakter dan kepemimpinan bagi para siswa.

Menurutnya, melalui Pemilos siswa dapat belajar menjadi pemilih yang bertanggung jawab sekaligus memahami bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.

“Pemilos ini bukan hanya tentang memilih siapa yang menjadi Ketua OSIM. Kegiatan ini mendidik siswa untuk memahami demokrasi, belajar bertanggung jawab terhadap pilihan, menghargai perbedaan. tidak kalah penting adalah mendidik siswa menjadi seorang pemimpin yang baik,” ujar Kepala MTsN 3 Agam.

Baca Juga  348 Murid Baru MAN 1 Padang Ikuti Pra-Matamuda

Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh siswa melalui Pemilos diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan mereka di masa mendatang. Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga membutuhkan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, keteladanan, serta kemampuan mengambil keputusan.

Usai pembukaan, pesta demokrasi siswa dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi calon Ketua OSIM. Masing-masing calon menyampaikan gagasan, program, serta harapan yang akan diwujudkan apabila dipercaya memimpin OSIM. 

Para siswa menyimak penyampaian visi dan misi tersebut sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan. Tahapan ini menjadi kesempatan bagi para calon untuk memperkenalkan gagasan sekaligus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan organisasi siswa di madrasah.

Setelah penyampaian visi dan misi, tibalah saatnya para siswa menggunakan hak pilih. Dengan tertib, siswa bergantian menuju tempat pemungutan suara untuk melakukan pencoblosan sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan panitia.

Antusiasme siswa terlihat selama proses pencoblosan. Mereka tidak hanya merasakan suasana layaknya pesta demokrasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam menggunakan hak suara secara langsung dan bertanggung jawab.

Pembina OSIM, Suchi Hartika B, MPd bersama  Pembina OSIM lainnya mengaku cukup puas melihat pelaksanaan Pemilos berjalan sukses dan lancar.

Baca Juga  MAN 3 Padang Gelar Upacara Hardiknas, 3M Majukan Pendidikan

Menurut Suchi Hartika, keberhasilan pelaksanaan Pemilos tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Para guru pendamping osim bersama siswa telah mempersiapkan berbagai kebutuhan dan tahapan kegiatan selama kurang lebih satu bulan sebelum hari pelaksanaan.

“Alhamdulillah, kami merasa cukup puas karena kegiatan Pemilos ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semua ini tentu tidak terlepas dari persiapan yang telah dilakukan selama kurang lebih satu bulan bersama guru guru pendamping osim dan siswa,” katanya. 

Ia juga mengatakan, proses persiapan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa. Mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan sehingga tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga belajar bagaimana merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi sebuah kegiatan.

“Yang terpenting dari kegiatan ini bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses yang dilalui siswa. Mereka belajar bekerja sama, bertanggung jawab, berkomunikasi, menghargai pendapat, serta memahami bagaimana sebuah pesta demokrasi dapat dilaksanakan dengan tertib dan sportif,” tambahnya.

Setelah seluruh siswa selesai melakukan pencoblosan, kegiatan dilanjutkan dengan penghitungan suara. Proses penghitungan dilakukan secara terbuka dan disaksikan pihak terkait sebagai bentuk transparansi sekaligus pembelajaran tentang pentingnya kejujuran dalam sebuah proses demokrasi. (humas).