PADANG, harianhaluan.id – MTsN 5 Kota Padang menggelar rapat majelis guru untuk menetapkan kenaikan kelas murid kelas VII dan VIII Tahun Ajaran 2025/2026, di ruang pertemuan madrasah, Kamis (18/6/26). Rapat dipimpin Kepala MTsN 5 Kota Padang, Noprizal, didampingi para wakil kepala madrasah, kepala urusan tata usaha dan diikuti guru.
Rapat membahas hasil pembelajaran, capaian kompetensi, kehadiran, sikap, serta berbagai aspek penilaian murid selama satu tahun ajaran. Melalui forum tersebut, dewan guru melakukan kajian dan verifikasi data setiap murid sebagai dasar penetapan kenaikan kelas secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku di madrasah.
Kepala MTsN 5 Kota Padang, Noprizal, menegaskan bahwa keputusan kenaikan kelas tidak hanya didasarkan pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan aspek karakter, kedisiplinan, dan kehadiran murid selama mengikuti proses pembelajaran.
“Penetapan kenaikan kelas dilakukan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang telah ditetapkan madrasah. Keputusan yang diambil merupakan hasil musyawarah dan pertimbangan bersama demi menjaga kualitas pendidikan serta perkembangan murid secara menyeluruh,” ujar Noprizal.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa murid dapat dinyatakan naik kelas apabila telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama dua semester, memiliki nilai sikap atau karakter minimal baik, tingkat kehadiran minimal 90 persen dari jumlah hari efektif belajar, tidak memiliki lebih dari dua mata pelajaran dengan capaian kompetensi di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), mengikuti seluruh asesmen yang diselenggarakan madrasah, mematuhi tata tertib madrasah, serta ditetapkan melalui hasil rapat dewan guru.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTsN 5 Kota Padang, Riza Puspita Sari, menjelaskan bahwa rapat guru merupakan tahapan akhir sebelum pengumuman hasil belajar dan kenaikan kelas kepada murid.
“Seluruh data akademik maupun nonakademik telah diverifikasi oleh wali kelas dan guru mata pelajaran. Melalui rapat ini, dewan guru bersama-sama memastikan bahwa keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi dan capaian masing-masing murid,” ujarnya. (humas).






