PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan layanan yang lebih cepat, responsif, dan terjangkau bagi masyarakat.
Upaya tersebut ditandai dengan peresmian layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di Puskesmas Kebun Sikolos oleh Wali Kota Hendri Arnis, Jumat (17/4) kemarin. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat kapan saja.
Selain layanan UGD 24 jam, puskesmas ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas persalinan rawat inap guna memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi ibu melahirkan.
Wako Hendri Arnis dalam sambutannya menegaskan pengembangan layanan 24 jam ini telah melalui proses kajian yang matang agar benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Layanan ini dihadirkan bukan secara instan, melainkan melalui kajian yang panjang agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kehadiran layanan ini dapat menjadi pemicu bagi puskesmas lain di Kota Padang Panjang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. “Ini kita harapkan menjadi barometer bagi puskesmas lainnya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, Pemko Padang Panjang akan terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas layanan tersebut, termasuk tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, serta mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan sikap profesional dan humanis.
Di lokasi yang sama, di sela peresmian UGD 24 itu, Wako Hendri Arnis juga langsung menyerahkan bantuan pangan dan bantuan dan bantuan sembako untuk korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang Panjang.
Sebanyak 7.169 Kepala Keluarga (KK) di Kota Padang Panjang menerima bantuan pangan dari pemerintah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 tersebut secara resmi diluncurkan Wali Kota Hendri Arnis di Puskesmas Kebun Sikolos, didampingi Wakil Wali Kota, Allex Saputra, serta unsur forkopimda.
Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan ke 16 kelurahan di Kota Padang Panjang.
Hendri menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika ekonomi yang memengaruhi harga kebutuhan pokok.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, data penerima bantuan bersumber dari pemerintah pusat, sehingga penyaluran dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Wali Kota Padang Panjang itu juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog serta seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran program tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya Perum Bulog. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemko Padang Panjang berharap dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Sementara itu, sebanyak 34 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan yang tersebar di 16 kelurahan, dengan rincian 26 KK di Kelurahan Silaing Bawah, 4 KK di Kelurahan Koto Katik, dan 4 KK di Kelurahan Koto Panjang. Adapun paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, gula, minyak goreng, telur, sarden, serta makanan ringan lainnya. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta undangan lainnya. (*)












