PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti Kampung Tengah Simpang, Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, saat gema Selawat Dulang menggema dari Masjid Baitul Mukmin, Senin (30/3/2026) malam.
Kegiatan ini digelar dalam rangka Tamatan Tadarus sekaligus memeriahkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dan sukses menghadirkan ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan pertunjukan tradisi khas Minangkabau tersebut.
Acara semakin istimewa karena terselenggara berkat dukungan sponsor tunggal, Owner Habibbullah Muaro Bungo, John K Alimar, yang turut berkontribusi besar dalam menyukseskan kegiatan bernuansa dakwah tersebut.
Selawat Dulang sendiri merupakan kesenian tradisional Minangkabau yang sarat nilai religius. Tradisi ini menampilkan lantunan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diiringi tabuhan dulang atau talam, dibawakan oleh dua orang laki-laki dalam pertunjukan yang biasanya berlangsung semalam suntuk.
Ketua panitia sekaligus pengurus Masjid Baitul Mukmin, Rinaldi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan sponsor serta partisipasi masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga upaya melestarikan budaya sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai dakwah melalui seni tradisi,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum penggalangan dana untuk pembangunan masjid ke depan.
Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Zainul Arifin, menegaskan pentingnya menjaga eksistensi Selawat Dulang di tengah arus modernisasi. Menurutnya, tradisi ini memiliki nilai edukatif dan spiritual yang tinggi.
“Generasi muda harus bisa mengambil manfaat dari hiburan yang bernuansa dakwah seperti ini, agar tidak tergerus oleh budaya luar yang belum tentu sesuai dengan nilai kita,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh pihak sponsor, John K Alimar, yang menilai Selawat Dulang memiliki akar sejarah kuat sebagai media penyebaran Islam di Minangkabau.












