PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pasaman tahun 2026 terus bergulir. Memasuki hari ketiga, tahapan seleksi telah mencapai tes samapta yang diikuti puluhan pelajar dari berbagai sekolah.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, turun langsung meninjau pelaksanaan seleksi tersebut. Kehadiran keduanya sekaligus memberikan semangat bagi para peserta yang tengah berjuang lolos ke tahap berikutnya, Rabu (15/4/2025)
Dalam arahannya, Bupati Welly menyampaikan bahwa para peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik daerah yang tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan Kabupaten Pasaman.
Ia menegaskan, keberhasilan dalam seleksi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga kesiapan mental serta kedisiplinan selama mengikuti seluruh tahapan.
“Disiplin dan pola hidup sehat menjadi kunci utama. Jaga kondisi tubuh, atur pola makan, dan tetap fokus dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Welly.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan waktu, terutama dalam penggunaan perangkat digital. Menurutnya, peserta harus mampu membatasi penggunaan gadget agar tidak mengganggu konsentrasi belajar dan latihan.
Sementara itu, jumlah peserta seleksi yang semula mencapai 149 orang kini telah menyusut menjadi 70 orang setelah melalui sejumlah tahapan. Dari total tersebut, nantinya akan dipilih 35 peserta terbaik untuk bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat kabupaten.
Tak hanya itu, empat peserta terbaik juga akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi sebagai wakil Kabupaten Pasaman.
Panitia seleksi menjadwalkan rangkaian tahapan akan terus berlanjut hingga diperoleh kandidat terbaik yang siap menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. (*)












