AGAM, HARIANHALUAN.ID — Di tengah tingginya minat masyarakat untuk masuk ke sekolah tersebut, SMAN 1 Ampek Angkek juga terus menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat Sumatera Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, sekolah itu sukses meraih Juara 1 Paskibra tingkat Sumbar pada ajang yang digelar SMAN 1 Bukittinggi, Juara 3 futsal dan basket putri tingkat Sumbar, serta Juara 3 voli putra pada kompetisi yang digelar MAN 2 Bukittinggi.
Deretan prestasi itu semakin memperkuat citra SMAN 1 Ampek Angkek sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Agam yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif melahirkan prestasi di bidang olahraga dan ekstrakurikuler.
Kepala SMAN 1 Ampek Angkek Indra Jaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 tetap berlangsung secara digital dan transparan. Seluruh proses seleksi dilakukan berbasis aplikasi daring sehingga peluang praktik kecurangan maupun “titipan” dipastikan tertutup rapat.
Indra Jaya menegaskan pelaksanaan SPMB tahun ini masih mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dengan mekanisme yang sama seperti tahun sebelumnya.
“Pelaksanaan SPMB tahun 2026 masih berbasis aplikasi. Semua proses pendaftaran dilakukan secara online sehingga dapat meminimalisir bahkan menghindari praktik kecurangan,” ujar Indra Jaya kepada Haluan.
Ia menyebutkan, seluruh tahapan seleksi dilakukan otomatis oleh sistem sehingga pihak sekolah tidak memiliki ruang untuk melakukan intervensi terhadap hasil penerimaan siswa baru.
“Semua jalur diseleksi langsung oleh sistem. Karena berbasis aplikasi, tidak ada peluang melakukan tindakan kecurangan ataupun intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.
Tahun ini, SMAN 1 Ampek Angkek membuka kuota penerimaan sebanyak 360 siswa yang akan dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel nantinya diisi 36 murid.
Sementara itu, komposisi penerimaan dibagi melalui beberapa jalur, yakni 35 persen jalur domisili, 30 persen jalur afirmasi, 30 persen jalur prestasi yang terdiri dari 15 persen prestasi akademik dan 15 persen non-akademik, serta 5 persen jalur perpindahan tugas orang tua.
Untuk menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat, pihak sekolah meminta calon peserta didik dan orang tua aktif memantau seluruh tahapan penerimaan melalui situs resmi SPMB Sumbar.







