PENDIDIKAN

UISB Gelar Seminar Penguatan Kapasitas HAM dan Penandatanganan MoU bersama Kementerian HAM Sumbar-Riau

×

UISB Gelar Seminar Penguatan Kapasitas HAM dan Penandatanganan MoU bersama Kementerian HAM Sumbar-Riau

Sebarkan artikel ini

Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi kelompok intelektual yang mampu membaca berbagai persoalan sosial secara kritis serta berperan aktif dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, kesadaran HAM tidak boleh berhenti pada aspek teoritis semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui sikap toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, penegakan keadilan, dan keberanian menyuarakan kebenaran berdasarkan prinsip hukum dan etika.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta seminar. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi HAM dalam kehidupan sehari-hari, perlindungan hak-hak kelompok rentan, kebebasan berekspresi, hingga tantangan penegakan HAM di Indonesia. Dinamika diskusi tersebut menunjukkan meningkatnya kepedulian mahasiswa terhadap berbagai isu kemanusiaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kunjungi SEPABLOCK, Rektor UNP Siap Berkolaborasi dengan PT Semen Padang

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Islam Sumatera Barat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesadaran sosial dan kemanusiaan yang kuat. Seminar Penguatan Kapasitas HAM sekaligus penandatanganan MoU dengan Kementerian HAM Wilayah Sumbar-Riau diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam menciptakan ekosistem akademik yang inklusif, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.

Melalui kegiatan ini, Universitas Islam Sumatera Barat menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen melahirkan generasi muda yang aktif, kritis, dan peduli terhadap isu-isu hak asasi manusia, sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang demokratis, berkeadaban, dan berlandaskan penghormatan terhadap martabat manusia. (*)

Baca Juga  Bangunan SDN 08 Campago Ipuah Terbengkalai, Sudah 3 Tahun Siswa Menumpang Belajar