HEADLINE

UNP Dorong Literasi Mitigasi Banjir Lewat Boardgame untuk PAUD

×

UNP Dorong Literasi Mitigasi Banjir Lewat Boardgame untuk PAUD

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini terus diperkuat melalui dunia pendidikan. Program Studi Magister (S2) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Pendampingan Guru PAUD melalui Pelatihan Pembuatan Media Edukatif Boardgame untuk Meningkatkan Literasi Mitigasi Bencana Banjir di Kantor Wali Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Koordinator Program Studi S2 PAUD UNP Yaswinda, Ketua Pelaksana Nenny Mahyuddin, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Padang Pariaman Yusrizal, S.E., Fasilitator Daerah BNPB Kabupaten Padang Pariaman Dini Asmira, Pj. Wali Nagari Tapakih Ad Kusnandar, dan diikuti oleh 20 guru PAUD/TK se-Kecamatan Ulakan Tapakis.

‎Ketua Pelaksana, Nenny Mahyuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat S2 PAUD UNP yang difokuskan pada wilayah terdampak bencana. Sebelumnya, UNP bersama Pemerintah Nagari Tapakih juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program pengabdian di nagari tersebut.

Baca Juga  Pemilu 2024, NasDem Optimis Bakal Menang di Sumbar

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut membekali para guru PAUD dengan keterampilan menyusun media pembelajaran berbentuk board game, sebagai sarana mengenalkan mitigasi bencana kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik usia dini.

‎”Guru diharapkan mampu mengembangkan sendiri media edukatif yang mengajarkan berbagai perilaku positif, seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai bagian dari upaya mencegah banjir. Dengan demikian, nilai-nilai kesiapsiagaan bencana dapat ditanamkan sejak dini kepada anak sekaligus ditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

‎Pj. Wali Nagari Tapakih, Ad Kusnandar, menyampaikan apresiasi kepada UNP, khususnya Program Studi S2 PAUD, yang telah memilih Nagari Tapakih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian masyarakat. Ia berharap pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para guru maupun peserta didik PAUD.

Baca Juga  Dipimpin Wakil Ketua DPRD Sijunjung, Tim IX Safari Ramadhan Kunjungi Masjid Nurul Hasanah Palaluar

‎”Pemerintah nagari mendukung penuh program ini. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga tujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana melalui pendidikan anak usia dini dapat tercapai dengan baik,” katanya.

‎Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Inge Kadarsih, mengapresiasi inisiatif Universitas Negeri Padang (UNP) dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Menurutnya, media edukatif berbentuk board game tidak hanya menjadi sarana bermain, tetapi juga media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan serta membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak usia dini.

‎Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan para pendidik, diharapkan pembelajaran mitigasi bencana sejak usia dini semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi yang peduli lingkungan, tangguh, dan siap menghadapi bencana. (*)