PASAMAN BARAT, harianhaluan. id – MTsN 2 Pasaman Barat kembali melaksanakan upacara bendera yang diikuti guru, tenaga kependidikan dan murid, Senin (3/8/26).
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Rozanna Ismarika, SPd, Pembina OSIM MTsN 2 Pasaman Barat.
Dalam amanatnya menyampaikan pesan tentang bagaimana madrasah menjadi tempat bagi murid untuk menjemput masa depan, bukan hanya dengan memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui proses pembentukan karakter dan akhlak.
“Madrasah bukan sekadar tempat menerima ilmu, tetapi tempat membentuk karakter. Adab dahulu, baru ilmu.”
Pesan tersebut sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menempatkan nilai-nilai cinta sebagai bagian penting dalam membentuk pribadi murid yang berakhlak mulia.
Dikemukakannya, cinta kepada Allah diwujudkan dengan senantiasa melaksanakan ibadah dan menjalankan perintah-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Cinta kepada Rasulullah SAW fibuktikan dengan meneladani akhlak dan sifat mulia Nabi Muhammad SAW dalam perkataan maupun perbuatan.
Cinta kepada diri sendiri dan sesama dengan menyadari bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan dan menyayangi. Karena itu, penting untuk meningkatkan empati, menjaga lisan dan tangan, serta memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.
Jika kita tidak ingin disakiti, jangan menyakiti orang lain. Hindari perkataan kasar, kata-kata kotor, maupun tindakan yang dapat melukai perasaan orang lain.

Selanjutnya cinta kepada lingkungan dan alam semesta. Dibuktikan melalui kepedulian terhadap lingkungan, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Melalui implementasi KBC, madrasah terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan adab, akhlak, kepedulian, empati, dan rasa cinta dalam diri setiap murid.
Sebab, masa depan tidak hanya membutuhkan generasi yang berilmu, tetapi juga generasi yang beradab dan berkarakter. (humas).






