TANAH DATAR, harianhaluan. id – Anggaran bukan sekadar angka yang tersusun dalam tabel. Di balik setiap rupiah terdapat amanah, program, kebutuhan lembaga, dan tanggung jawab kepada negara serta masyarakat. Karena itu, ketepatan perencanaan dan akuntabilitas pengelolaan anggaran menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap program pendidikan berjalan efektif, transparan dan memberi manfaat nyata.
Semangat itulah yang dibawa Kepala dan Operator Pengelola Aplikasi SAKTI MAN Kota Sawahlunto, Dafril dan Marthaleny, saat mengikuti Kegiatan Penyusunan dan Penelaahan Pagu Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2027 Satuan Pendidikan Islam di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, yang digelar di Emersia Hotel, Batusangkar, 22–24 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi satuan pendidikan Islam untuk menyelaraskan kebutuhan program, perencanaan anggaran, serta tata kelola keuangan dengan ketentuan dan prioritas Kementerian Agama.
Kegiatan dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar, H. Mustafa, MA. Hadir Kabid Pendidikan Madrasah, Dr. H. Tan Gusli, SFil.I, MA, MAP, Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAKIS), Dr. H. Joben, MA dan ketua tim dari kedua bidang.
Dalam arahannya, Mustafa, menekankan pentingnya ketelitian dan kesungguhan seluruh satuan kerja dalam menyusun perencanaan anggaran.
“Penyusunan anggaran harus dilakukan dengan cermat, berdasarkan kebutuhan dan prioritas. Jangan sampai anggaran hanya menjadi angka dalam dokumen, tetapi harus benar-benar mendukung pelaksanaan program dan peningkatan kualitas layanan pendidikan,” tegas Mustafa.
Menurutnya, perencanaan anggaran yang baik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik. Setiap program harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, indikator yang terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaannya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pengelola anggaran senantiasa memperhatikan ketentuan yang berlaku sehingga proses perencanaan hingga pertanggungjawaban keuangan dapat berjalan secara tertib.
“Kita ingin setiap anggaran yang direncanakan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun secara manfaat. Karena itu, ketelitian dalam penyusunan pagu menjadi sesuatu yang sangat penting,” lanjutnya.
Kehadiran Kepala Madrasah dan Operator SAKTI MAN Kota Sawahlunto dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelolaan perencanaan dan anggaran di tingkat satuan pendidikan.
Aplikasi SAKTI memiliki posisi penting dalam mendukung pengelolaan keuangan negara secara terintegrasi. Karena itu, pemahaman terhadap proses penyusunan dan penelaahan anggaran menjadi kebutuhan penting bagi pengelola satuan kerja.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril, mengatakan bahwa penyusunan anggaran merupakan bagian penting dari proses mewujudkan tata kelola madrasah yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Ia menambahkan, kegiatan penyusunan dan penelaahan pagu memberikan penguatan bagi madrasah untuk semakin cermat dalam menerjemahkan kebutuhan prioritas ke dalam perencanaan anggaran.
“Kami mendapatkan banyak penguatan tentang pentingnya ketepatan perencanaan, kesesuaian program dengan kebutuhan, serta ketelitian dalam pengelolaan administrasi anggaran. Ini menjadi bekal penting bagi MAN Kota Sawahlunto dalam menyusun perencanaan Tahun Anggaran 2027,” katanya
Ia berharap hasil kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pengelola madrasah dengan Kanwil Kemenag Sumbar, khususnya dalam menghadirkan perencanaan anggaran yang lebih tertib, realistis, terukur, dan berorientasi pada hasil. (humas).






