HALUAN MADRASAH

Wujudkan Generasi Unggul, Kepala MAN Sawahlunto Teken MoU Bersama Dinas P2KB

×

Wujudkan Generasi Unggul, Kepala MAN Sawahlunto Teken MoU Bersama Dinas P2KB

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, harianhaluan. id – Upaya membangun generasi yang sehat, berkarakter, serta memiliki kesadaran terhadap dinamika kependudukan mendapat langkah konkret dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara MAN Kota Sawahlunto dan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesdaldukKB) Kota Sawahlunto.

Penandatanganan berlangsung di Aula DinkesdaldukKB Kota Sawahlunto, Senin (28/9/26) dalam rangkaian kegiatan Edukasi dan Komitmen Pelaksanaan Sekolah/Madrasah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat SD, SLTP, dan SLTA sederajat.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menandatangani kesepakatan tersebut bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, dr. Ranu Verra Mardianti, MKM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Agama, Indra Gani selaku pengawas, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga  KUA Sumpur Kudus Berikan Bimbingan kepada Murid MTsN 4 Sijunjung

Kesepakatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sekaligus mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, khususnya melalui penguatan peran tenaga lini lapangan dan lingkungan pendidikan.

Bagi MAN Kota Sawahlunto, kemitraan tersebut bukan sekadar dokumen administratif. Ia merupakan jembatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan dalam menanamkan pengetahuan kependudukan kepada peserta didik. Sekolah dan madrasah dipandang memiliki ruang strategis untuk membentuk cara pandang generasi muda terhadap kesehatan, keluarga, lingkungan, serta masa depan masyarakat.

Melalui pelaksanaan sekolah/madrasah Siaga Kependudukan, wawasan tentang kependudukan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang kelas. Nilai-nilai tersebut dapat tumbuh menjadi kesadaran yang tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, pola hidup sehat, pengasuhan, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Baca Juga  MTsN 1 Pasaman Gelar Workshop Implementasi Literasi dan Numerasi dalam Pembelajaran

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro mengatakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun kualitas peserta didik. Menurut Dafril madrasah tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadirkan pendidikan yang utuh. Kolaborasi dengan lembaga pemerintah menjadi bagian penting untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus memperkuat kepedulian siswa terhadap persoalan nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala DinkesdaldukKB Kota Sawahlunto melalui kegiatan tersebut memperkuat komitmen bersama agar edukasi kependudukan dapat diterapkan secara berkelanjutan pada satuan pendidikan. Sinergi antara tenaga kesehatan, lini lapangan, madrasah, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin peduli terhadap kesehatan serta pembangunan keluarga. (humas).