PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Menjaga lahan pertanian berarti menjaga sumber pangan untuk masa depan. Karena itu, keberadaan dan pemutakhiran data Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi bagian penting, dalam upaya pemerintah mempertahankan keberlanjutan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Kepala Kantor Pertanahan Padang Pariaman, Ahmad Yahdi, mengatakan data LBS memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan, penataan ruang, serta perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
“Data LBS yang akurat sangat penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Dengan data yang sesuai dengan kondisi aktual di lapangan, pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih tepat dalam menjaga dan melindungi lahan pertanian,” ujar Yahdi, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, pemutakhiran dan penataan data LBS tidak sekadar berkaitan dengan pencatatan luasan sawah. Lebih dari itu, data tersebut menjadi instrumen penting untuk memastikan lahan pertanian yang masih produktif tetap teridentifikasi, terlindungi, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui data pertanahan yang akurat, terpadu, dan mutakhir, pemerintah dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi lahan pertanian di daerah.
Data tersebut selanjutnya dapat menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), penataan ruang, hingga perencanaan pembangunan di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Yahdi menegaskan, akurasi data menjadi hal yang sangat penting karena kondisi lahan di lapangan dapat terus mengalami perubahan. Oleh sebab itu, pemutakhiran data secara berkala diperlukan agar informasi pertanahan tetap relevan dan mampu menggambarkan kondisi sebenarnya.
“Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat. Ketika sawah kita jaga dan lindungi, pada saat yang sama kita juga sedang menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat,” tegasnya. (*)






