PADANG, HALUAN – Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Sumatra Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana bertempat di Auditorium Istana Gubernur, Selasa (31/3/2026).
Dari pantauan Haluan di lokasi, suasana Rakorda tingkat provinsi ini berlangsung semarak.
Acara yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumbar itu dipenuhi para perwakilan mitra BKKBN dari seluruh Kabupaten/Kota.
Terlihat para perwakilan OPD dan instansi vertikal tingkat provinsi Sumbar, organisasi profesi, keagamaan, tetua adat, pimpinan BUMN, perguruan tinggi, kepala Bappeda, OPD KB, Ketua TP PKK, Ketua Baznas Kabupaten/Kota di Sumbar, serta pejabat struktural dan fungsional perwakilan BKKBN Sumbar memenuhi ruangan. Tidak hanya secara luring, PKB/PLKB se-Sumbar juga turut hadir melalui Daring.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si mengatakan, tujuan Rakorda untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten kota serta para mitra dalam program Bangga Kencana dan implementasi program prioritas.
“Ada beberapa poin khusus dalam Rakorda yakni mengevaluasi dan merumuskan rencana kerja kegiatan prioritas, pencapaian sasaran program Bangga Kencana dan implementasi program Kemendukbangga BKKBN,” ujarnya.
Selanjutnya, meningkatkan komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten kota serta para mitra dalam mendukung percepatan program Bangga Kencana dan implementasi program prioritas Kemendukbangga.
Kemudian, optimalisasi peran serta OPD, instansi vertikal, mitra kerja, pihak swasta terkait dalam pencapaian sasaran program Bangga Kencana dan implementasi program prioritas Kemendukbangga melalui program yang telah ditetapkan.
“Yang tidak kalah penting yaitu penguatan implementasi peta jalan pembangunan kependudukan melalui 30 indikator. Dimana nantinya menjadi salah satu indikator Pemda untuk mendapatkan dana insentif fiskal,” kata dia.
Pada kesempatan itu Mardalena juga menyampaikan capaian kinerja dan targetan Program Quick Win BKKBN. Hal ini turut disambut gemuruh tepuk tangan dan dukungan para undangan yang hadir.
Rakorda Program Bangga Kencana ini mengangkat tema “Transformasi Kemendukbangga/BKKBN Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Rakorda kali ini juga menghadirkan sejumlah Narasumber dengan keynote speaker Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, kepala BKKBN yang diwakili Deputi KBKR.
Adapun materi dan narasumber yang dihadirkan yaitu Evaluasi dan Rencana Operasional Program Bangga Kencana dan Program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat.
Materi implementasi Pelaksanaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Provinsi Sumatera Barat oleh Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat.
Materi Dukungan dan Sinergi TP. PKK dengan Program Pembangunan Keluarga (Tamasya, Genting, Gati dan Sidaya) di Provinsi Sumatera Barat, Oleh Ketua TP. PKK Provinsi Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah Dalam Mendorong Peningkatn IPBK dan IKIK di Provinsi Sumatera Barat oleh Wakil Rektor IV Universitas Negeri Padang.
Kemudian Praktik Baik Implementasi MBG 3B dan Program Genting oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung.
Pada rangkaian kegiatan Rakorda ini juga diserahkan sejumlah penghargaan diantaranya penyerahan penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN kepada mitra yang telah berperan aktif dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Lalu Penyerahan penghargaan dari Bapak Gubernur untuk OPD KB Kab/Kota yang berprestasi dalam pelaksanan Program Bangga Kencana dan program prioritas.
Serta penandatanganan berita acara kesepakatan hasil forum perangkat daerah urusan PPKB Dinas P3AP2KB Provinsi Sumatera Barat dan pengukuhan Paguyuban Juang Kencana Sumbar periode 2026-2029, Paguyuban Juang kencana ini merupakan organisasi wadah pensiunan pegawai BKKBN untuk menjalin silaturahmi dan mitra strategis pemerintah dalam mensosialisasikan dan mensukseskan program Bangga Kencana.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang membuka, kegiatan secara langsung menyampaikan, dalam Rakorda bisa menyatukan Program antara provinsi, kabupaten kota dan BKKBN Sumbar.
“Harapan kita target dan tujuan Indonesia emas 2045 bisa tercapai. Jadi kita jalan bersama, tidak ada jalan sendiri – sendiri karena sudah ada peta jalan pembangunan kependudukan dan rencana aksi. Kedepan kita tinggal aksi,” tuturnya.
Menurut Mahyeldi semua kalangan perlu terlibat dalam mencapai dalam program – progam yang telah disiapkan seperti intervensi stunting, Bangga Kencana dan implementasi program Kemendukbangga BKKBN.
“Semua harus terlibat, ninik mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat,” katanya menutup. (h/yes)












