PADANG, HALUAN – Sebanyak 20 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dikukuhkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemnedukbangga)/BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Kamis (4/6/2026). Dari jumlah tersebut, 12 orang di antaranya menduduki jabatan fungsional.
Pengukuhan yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar itu menjadi momentum penting bagi para ASN baru untuk memulai pengabdian sekaligus memperkuat sumber daya manusia dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga di Ranah Minang.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si., mengatakan kehadiran 20 PNS baru tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target kinerja organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan langkah awal dalam memulai karier sebagai PNS yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku,” ujarnya.
Mardalena menegaskan bahwa setiap ASN harus menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, Perwakilan BKKBN Sumbar telah memperoleh penghargaan dari Kementerian PANRB karena berhasil menerapkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Karena itu, seluruh ASN diminta menjaga dan tidak mencederai kepercayaan yang telah diberikan.
“Kita sudah diakui mampu memberikan pelayanan yang baik dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jangan nodai predikat ZI-WBK yang telah diraih. Saat ini kita juga sedang berjuang menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” tegasnya.
Ia menjelaskan, salah satu syarat menuju WBBM adalah hadirnya berbagai inovasi pelayanan dan strategi agen perubahan. Karena itu, pihaknya menaruh harapan besar kepada 20 ASN baru untuk melahirkan ide-ide kreatif yang dapat mendukung pelaksanaan program BKKBN.
Mardalena juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan keluarga saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan sosial seperti kekerasan seksual, perselingkuhan, hingga penyimpangan perilaku menjadi perhatian serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Kita merupakan lembaga yang diberi amanah dalam urusan kependudukan dan pembangunan keluarga. Karena itu ASN BKKBN harus mampu menjadi contoh dalam membangun keluarga yang baik dan berkualitas,” katanya.
Kepada para pegawai senior, ia juga berpesan agar memberikan teladan dan pembinaan terbaik bagi ASN yang baru bergabung. Sementara kepada para PNS yang baru dikukuhkan, ia meminta agar terus mengasah potensi dan talenta yang dimiliki serta menjadikan lingkungan kerja sebagai tempat belajar dan berkembang.
“Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Kita harus saling bersinergi, bahu-membahu dan saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mardalena turut memperkenalkan tagline yang menjadi semangat kerja di lingkungan BKKBN Sumbar, yakni “Flower in Honey”. Filosofi tersebut menggambarkan bunga yang diisapi banyak lebah hingga menghasilkan madu yang bermanfaat dan dapat dinikmati masyarakat luas.
“Maknanya adalah bagaimana setiap insan BKKBN mampu memberikan manfaat, menghadirkan energi positif, dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat,” tutupnya. (h/yes)












