PADANG, HARIANHALUAN.ID — Dinamika pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) mulai memanas. Di tengah arus dukungan yang menguat, nama Mardiansyah mencuat sebagai figur yang kian diperhitungkan, membawa kombinasi pengalaman profesional dan kedekatan emosional dengan almamater.
Sosok Mardiansyah bukanlah nama baru di kalangan alumni UBH. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor infrastruktur nasional, dengan posisi strategis saat ini sebagai Direktur Operasi II di PT Hutama Karya (Persero). Peran tersebut menempatkannya di garis depan berbagai proyek pembangunan berskala besar yang menjadi tulang punggung kemajuan nasional.
Pengalaman tersebut kian mengukuhkan reputasinya sebagai profesional yang matang. Teranyar, ia terlihat mendampingi sejumlah menteri dalam kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026), guna meninjau percepatan pembangunan hunian masyarakat, sebuah agenda penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai target.
Di internal perusahaan, Mardiansyah juga dikenal berperan dalam pengelolaan proyek-proyek strategis, memberinya perspektif luas dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Modal ini dinilai relevan untuk memperkuat organisasi alumni yang membutuhkan kepemimpinan visioner dan jaringan luas.
Tak hanya berkutat di dunia profesional, Mardiansyah juga aktif dalam kegiatan alumni UBH. Kehadirannya dalam berbagai agenda dinilai mampu menjaga ikatan emosional antaralumni sekaligus mempererat hubungan dengan kampus.
Sejumlah alumni menilai jejaring yang dimilikinya menjadi nilai tambah tersendiri. Kolaborasi lintas profesi yang selama ini tersebar dinilai berpotensi disatukan di bawah kepemimpinannya, guna memperkuat kontribusi alumni terhadap almamater.
Menjelang pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni UBH periode 2026–2030, nama Mardiansyah pun mulai mendapat perhatian serius. Ia bahkan tercatat sebagai pendaftar pertama bakal calon ketua umum, yang resmi mendaftarkan diri di sekretariat panitia di Wisma Indah I, Padang, Sabtu (4/4/2026).
Dalam proses pendaftaran, ia didampingi timnya, termasuk Sonny Affandi dan Rio Agusti Firnando. Berkasnya diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Victor Siagian bersama Ketua Organizing Committee Adrian Luthan.
Usai mendaftar, Mardiansyah menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi alumni ke arah yang lebih progresif. Ia menilai potensi alumni UBH sangat besar, namun belum terkonsolidasi secara optimal.












