PADANG, HARIANHALUAN.ID– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui BNI Kantor Wilayah 02 Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan literasi keuangan dan transformasi digital di sektor perbankan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI sebagai Invited Speaker pada Konferensi Nasional Hukum (KONASH) VI yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta pada 29 Juni 2026.
Konferensi yang mengangkat tema “Perbankan Digital, Krisis Global, dan Tantangan Regulasi” ini menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, praktisi, regulator, mahasiswa, peneliti, serta pemerhati hukum untuk mendiskusikan berbagai isu strategis di sektor jasa keuangan.
Selain seminar nasional, kegiatan tersebut juga menghadirkan Call for Paper sebagai wadah bertukar gagasan dan menghasilkan rekomendasi ilmiah terkait perkembangan hukum di bidang perbankan digital dan regulasi keuangan.
Tema yang diangkat dinilai sangat relevan dengan pesatnya transformasi digital yang tengah berlangsung, sekaligus berbagai tantangan hukum yang muncul akibat dinamika ekonomi global.
Konferensi dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta dan dilanjutkan dengan keynote speech dari Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak melihat pentingnya kolaborasi antara regulator, dunia akademik, dan industri jasa keuangan dalam menghadapi perubahan yang terus berkembang.
Pada kesempatan itu, Prita Marisca, S.E., M.M., Head Section Management Channel and CSR BNI Wilayah 02, hadir sebagai Invited Speaker mewakili BNI Kantor Wilayah 02 Sumatera Barat.
Dalam paparannya, Prita membagikan pengalaman serta praktik terbaik (best practice) BNI dalam menghadapi transformasi industri jasa keuangan di era digital.
Ia menjelaskan bagaimana BNI terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi melalui inovasi layanan perbankan digital, sekaligus memastikan seluruh proses bisnis tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Sesi diskusi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh akademisi, mahasiswa, praktisi, regulator, hingga pelaku industri perbankan mengenai tantangan digitalisasi, penguatan regulasi, serta kesiapan sektor perbankan menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Melalui forum tersebut, BNI tidak hanya berbagi pengalaman mengenai transformasi digital yang telah dijalankan perusahaan, tetapi juga memperkuat sinergi dengan dunia akademik dalam mendorong terciptanya ekosistem perbankan yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan BNI Kantor Wilayah 02 Sumatera Barat sebagai Invited Speaker menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat, mempererat kolaborasi dengan perguruan tinggi, serta berkontribusi dalam pengembangan sektor perbankan digital di Indonesia.
BNI berharap sinergi yang terjalin antara dunia pendidikan, regulator, dan industri perbankan melalui forum ilmiah seperti Konferensi Nasional Hukum VI ini dapat terus diperkuat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan solusi yang adaptif untuk menjawab tantangan sektor keuangan di masa depan sekaligus mendukung terciptanya sistem keuangan nasional yang semakin tangguh di era digital.(h/ita)












