PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan nagari melalui program unggulan SAPA NAGARI yang dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai kecamatan.
Pada Selasa (7/4), kegiatan SAPA NAGARI digelar di dua wilayah berbeda sebagai bagian dari upaya intensifikasi pembinaan. Agenda pertama berlangsung pada pagi hari di Kecamatan Padang Gelugur, melibatkan camat, wali nagari, serta perangkat nagari se-kecamatan tersebut.
Selanjutnya, pada siang hari, kegiatan dilanjutkan di Kecamatan Rao Selatan. Kegiatan ini juga diikuti oleh Camat Rao Selatan, Camat Mapat Tunggul Selatan, para wali nagari, serta seluruh perangkat nagari dari kedua kecamatan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Tedy Martha, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut. Ia didampingi oleh jajaran staf DPM, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Pendamping Desa, serta Pendamping Lokal Desa.
Program SAPA NAGARI disebut sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset nagari. Selain itu, program ini juga menjadi sarana penguatan kelembagaan pemerintahan nagari.
Dalam arahannya, Tedy Martha menegaskan pentingnya peran nagari sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik sekaligus pelaksanaan pembangunan daerah.
Ia mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan dan aset nagari harus dilakukan secara tertib administrasi dan berlandaskan prinsip tanggung jawab yang tinggi.
Menurutnya, setiap anggaran yang dikelola merupakan amanah dari masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan pengelolaan yang disiplin, ia optimistis pembangunan di tingkat nagari akan berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain fokus pada tata kelola, SAPA NAGARI juga dimanfaatkan sebagai forum untuk mempertegas arah pembangunan nagari melalui Program Unggulan Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN).












