PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Deru pembangunan di kawasan wisata Mandeh perlahan mulai mengubah denyut ekonomi masyarakat pesisir.
Di tengah geliat investasi yang terus berkembang di Pulau Cubadak, Pemerintah Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menyatakan dukungan penuh terhadap masuknya investor sebagai langkah strategis mempercepat kemajuan pariwisata dan membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Dukungan tersebut ditegaskan Pemerintah Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia melalui Kasi Kemasyarakatan, Hagi Suandi. Menurutnya, kehadiran investor, baik lokal maupun mancanegara, menjadi peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan wisata Mandeh.
“Pemerintah Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia akan berupaya memberikan rasa nyaman kepada para investor, agar sektor pariwisata di kawasan Mandeh semakin maju dan berkembang,” ujarnya.
Saat ini, pembangunan dan pengembangan kawasan wisata di Pulau Cubadak masih terus berlangsung. Aktivitas pembangunan tersebut disebut mulai memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
Sebelumnya, tingkat pengangguran di wilayah itu tergolong cukup tinggi. Namun sejak pembangunan sarana dan prasarana wisata dimulai, masyarakat mulai mendapatkan peluang pekerjaan di berbagai sektor.
Tidak hanya warga Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, masyarakat dari Nagari Mandeh juga disebut ikut terlibat dalam pekerjaan sesuai keahlian masing-masing.
Pemerintah nagari menyebut kebutuhan pembangunan di kawasan Pulau Cubadak sebagian besar dipasok dari masyarakat lokal, mulai dari tenaga kerja hingga kebutuhan bahan pokok dan logistik lainnya.
Kondisi tersebut dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat yang sebelumnya mengalami kesulitan ekonomi.
Di tengah berkembangnya investasi wisata tersebut, isu mengenai pembangunan bangunan berornamen menyerupai kelenteng sempat menjadi perhatian publik.












