UTAMA

Tiga Korban Kecelakaan Minibus PO Kawan Dirawat di RS M. Djamil Padang

×

Tiga Korban Kecelakaan Minibus PO Kawan Dirawat di RS M. Djamil Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.id – Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang merawat tiga korban kecelakaan tunggal minibus PO Kawan yang terjadi di Jalan Adinegoro Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Kamis (23/7) dini hari.

Ketiga korban yang terdiri dari seorang sopir dan dua penumpang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Minibus PO Kawan dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik dengan posisi rebah kuda di kawasan seberang Timbangan Lubuk Buaya.

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, seluruh korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS M. Djamil untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga  Kotak Hitam Kedua Pesawat China Tewaskan 132 Penumpang Ditemukan

Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RS M. Djamil, Rizki Rasyidi, membenarkan pihaknya menerima tiga korban dari insiden tersebut.

“Benar, RS M. Djamil menerima tiga pasien korban kecelakaan tunggal minibus PO Kawan di Jalan Adinegoro. Ketiganya terdiri dari satu orang sopir dan dua orang penumpang yang langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat,” ujar Rizki.

Ia menjelaskan, setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, asesmen kondisi pasien, serta memberikan tindakan sesuai tingkat keparahan cedera yang dialami masing-masing korban.

“Saat ini ketiga pasien masih menjalani perawatan intensif di RS M. Djamil. Tim medis terus melakukan pemantauan secara berkala dan memberikan penanganan terbaik sesuai kondisi klinis masing-masing pasien,” katanya.

Baca Juga  DPW IKM se-Indonesia Sepakat Dukung Andre Rosiade jadi Ketua Umum DPP IKM

Menurut Rizki, seluruh layanan medis diberikan secara cepat, terukur, dan sesuai standar pelayanan kesehatan guna mendukung proses pemulihan pasien.

Selain itu, rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan pelayanan medis dapat terpenuhi dengan baik.

Sebagai rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan di Sumatera Barat, RS M. Djamil memastikan layanan kegawatdaruratan tetap siaga selama 24 jam untuk menangani korban kecelakaan lalu lintas maupun berbagai kondisi medis darurat lainnya. (h/ita)