PADANG, HARIANHALUAN.id – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, PT Jamkrida Sumbar (Perseroda) mengadaakan kegiatan edukasi keuangan bertema “Belajar Menabung dan Menjaga Uang dengan Baik” di SLB Negeri 2 Padang, Rabu (22/7).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pelajar SLB Negeri 2 Padang beserta orang tua sebagai pendamping.
Edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini melalui pendekatan yang mudah dipahami dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan pada konsep dasar mengenal nilai uang, pentingnya membiasakan diri menabung, serta cara menjaga dan mengelola uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana belajar yang interaktif membuat para peserta antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan.
Materi edukasi disampaikan oleh Syari, Dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB), Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP).
Dengan pendekatan pembelajaran yang inklusif, ia menyampaikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta sehingga mudah dipahami oleh pelajar maupun orang tua yang hadir.
Direktur PT Jamkrida Sumbar (Perseroda), Jhen Hen Ryco mengatakan bahwa literasi keuangan merupakan hak setiap orang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Oleh karena itu, perusahaan terus mendorong hadirnya edukasi keuangan yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memahami pengelolaan keuangan yang baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Jamkrida Sumbar berharap para pelajar dapat mulai membangun kebiasaan menabung, mengenal pentingnya mengelola uang secara bertanggung jawab, serta memperoleh dukungan dari keluarga dalam menerapkan kebiasaan finansial yang sehat di lingkungan rumah.
PT Jamkrida Sumbar (Perseroda) juga menyampaikan apresiasi kepada SLB Negeri 2 Padang, dosen pemateri Syari, seluruh guru, orang tua, dan peserta atas dukungan serta antusiasme selama kegiatan berlangsung.
Diharapkan edukasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas literasi keuangan yang inklusif sekaligus membentuk generasi yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan sejak dini. (h/ita)












