PENDIDIKAN

SDN 08 Pulau Punjung Luncurkan “Sabtu Ceria”, Bangun Karakter Siswa Lewat Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

×

SDN 08 Pulau Punjung Luncurkan “Sabtu Ceria”, Bangun Karakter Siswa Lewat Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID – Di tengah tantangan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, UPT SDN 08 Pulau Punjung menghadirkan terobosan pendidikan karakter yang melibatkan peran aktif keluarga.

Melalui program ekstrakurikuler bertajuk “Sabtu Ceria”, sekolah mengajak peserta didik menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kepedulian, dan bakti kepada orang tua melalui aktivitas nyata di rumah.

Inovasi yang mulai diterapkan di sekolah tersebut menjadi wujud sinergi antara lingkungan pendidikan dan keluarga dalam membentuk karakter anak sejak dini, dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai media pendukung.

Kepala UPT SDN 08 Pulau Punjung, Supina, mengatakan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan pribadi yang mandiri, peduli, dan berakhlak mulia.

Baca Juga  Enam Madrasah Sumbar Lolos Kompetisi Robotik Nasional, Kakanwil Beri Dukungan Penuh

“Inovasi ini lahir dari keprihatinan kami terhadap masih adanya kesenjangan antara prestasi akademik siswa dengan perilaku mereka di rumah. Karena itu, sekolah bersama orang tua harus berjalan beriringan dalam membentuk karakter anak,” ujar Supina di Pulau Punjung, Jumat (24/7/2026).

Program tersebut merupakan gagasan salah seorang guru UPT SDN 08 Pulau Punjung, Aliyas Pikal, yang memberi nama kegiatan “Sabtu Ceria”, akronim dari Senang Membantu Cerdas Bersama Ibu dan Ayah.

Menurutnya, program ini dirancang sebagai jembatan antara pendidikan karakter yang diberikan di sekolah dengan penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

Baca Juga  MIS REY Diniyyah Puteri Padang Panjang Gelar Wisuda Tahfidz dan Syukuran Kelas VI

Melalui kegiatan itu, setiap hari Sabtu para siswa diberikan tantangan untuk melakukan berbagai aktivitas positif di rumah, seperti membantu pekerjaan orang tua, belajar secara mandiri, menjaga kedisiplinan, hingga menampilkan kreativitas sesuai tema yang telah ditentukan.

Seluruh aktivitas tersebut kemudian didokumentasikan dalam bentuk video berdurasi minimal satu menit dan dikirimkan ke grup WhatsApp kelas.

Pemanfaatan platform digital ini dinilai efektif, karena mudah diakses seluruh orang tua sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam mendampingi perkembangan karakter anak.