LIMA PULUH KOTA, harianhalua.id – Upacara bendera Senin (28/9/26) di MAN Lima Puluh Kota berlangsung lancar. Kegiatan rutin yang dilaksanakan di halaman madrasah tersebut diikuti sivitas akademika madrasah tersebut.
Bertindak sebagai petugas upacara siswa kelas XI.1 dengan Wali Kelas Afrita Zurianti, SPd yang sekaligus dipercaya menjadi pembina upacara.
Dalam amanatnya, Afrita Zurianti mengangkat tema “Hati-Hati Menjaga Hati”. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa menjaga kebersihan hati karena hati memiliki peran penting dalam membentuk sikap, perkataan, dan perilaku seseorang.
Dalam amanatnya, ia menyampaikan terdapat tiga penyakit hati yang perlu diwaspadai.
Pertama, iri dan dengki, perasaan tidak senang melihat orang lain mendapatkan kebahagiaan atau keberhasilan, bahkan merasa senang ketika orang lain mengalami kesulitan.
Kedua, sombong, merasa diri lebih baik atau lebih tinggi daripada orang lain serta memandang remeh dan merendahkan sesama.
Ketiga, kurang bersyukur, tidak menyadari dan tidak mensyukuri berbagai nikmat Allah SWT yang telah diberikan.
Lebih lanjut, Afrita menjelaskan bahwa penyakit hati harus diobati dan dijaga agar tidak semakin mengakar. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain menjaga lisan, memperbanyak istigfar dan zikir dan melaksanakan salat dengan baik.
Sementara itu, Kepala MAN Lima Puluh Kota H. Nur Ali, SAg, M.MPd memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh petugas serta peserta upacara yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik. Ia menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap Senin, tetapi juga menjadi salah satu wadah untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan seluruh civitas akademika MAN Lima Puluh Kota.
Selain itu, upacara bendera juga menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air di kalangan siswa maupun seluruh warga madrasah. (humas).






