TANAH DATAR, harianhaluan.id – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, kemampuan di bidang multimedia menjadi salah satu keterampilan penting yang dibutuhkan di berbagai bidang. Menyadari hal tersebut, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanah Datar Plus Keterampilan terus mengembangkan program unggulan di bidang keterampilan, salah satunya Multimedia yang menjadi andalan madrasah.
Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria menyampaikan, Kamis (14/5/26) bengkel Keterampilan Multimedia dikelola secara terarah dan profesional di bawah kepemimpinan Kepala Bengkel, Radison, SE Kelancaran dan kualitas pembelajaran juga didukung Wakil Kepala (Waka) Bidang Akademik, Dasmaida, S.Pd, yang berperan dalam menyusun struktur pembelajaran, mengatur jadwal, serta memastikan kesesuaian materi dengan standar pendidikan.
Disebutkan Rika dengan dukungan manajemen yang kuat, tenaga pengajar kompeten, serta sistem pembelajaran yang terarah, bengkel keterampilan multimedia MAN 1 Tanah Datar diharapkan terus melahirkan kreator muda berkualitas dan berdaya saing.
Sementara itu Dasmaida secara konsisten memantau perkembangan program, memberikan masukan, serta menjaga keseimbangan antara pembelajaran teori dan praktik. Dengan pengelolaan yang sistematis, proses pembelajaran berjalan lancar dan materi dapat dipahami dengan baik oleh para murid.
Selain itu, dukungan juga datang dari Waka Bidang Hubungan Masyarakat, Rahma Dona, SSi yang berperan dalam membuka peluang kerja sama dan mempromosikan hasil karya murid. Berbagai kegiatan, seperti pameran dan ekspose karya, secara aktif dilakukan untuk memperkenalkan kemampuan murid kepada masyarakat luas.
Kemajuan bengkel multimedia juga ditopang dua tenaga pengajar, M. Dandi Saputra, S.Ds dan Erna Rahayu, S.Ds. Keduanya memiliki pendekatan pembelajaran yang efektif dan mampu membuat materi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami.
M. Dandi Saputra dikenal sebagai pengajar yang inovatif dan menguasai berbagai aspek teknis multimedia, seperti desain grafis, pengolahan gambar dan video, serta pembuatan konten digital. Ia menerapkan metode pembelajaran praktis dengan memberikan kesempatan luas kepada murid untuk berkreasi.
Sementara itu, Erna Rahayu lebih menekankan pada pengembangan kreativitas dan estetika. Ia juga menanamkan nilai-nilai penting, seperti ketelitian, tanggung jawab, kerja sama, dan etika dalam berkarya. Pendekatan ini membantu murid menggali potensi diri secara optimal.
Melalui pembelajaran di bengkel ini, murid dibekali berbagai keterampilan, seperti desain grafis, pengeditan foto dan video, pembuatan animasi, hingga pengelolaan konten media sosial. Proses pembelajaran menggabungkan teori dan praktik sehingga murid mampu menghasilkan karya yang aplikatif.
Sejumlah karya yang dihasilkan bahkan telah dimanfaatkan di lingkungan madrasah dan mendapat apresiasi dari masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan yang diajarkan memiliki nilai guna yang nyata. (humas).





