TANAH DATAR, harianhaluan. id – Suasana khidmat, penuh semangat dan kebanggaan yang mendalam menyelimuti lapangan utama MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan, Rabu (20/5/26). Warga madrasah berkumpul dalam barisan yang rapi dan tertib melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas.
Pelaksana seluruh rangkaian upacara Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).
Bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus menyampaikan Kepala MAN 1 Tanah Datar Rika Maria. Hadir Wakil Kepala (Waka) Madrasah, Kepala Laboratorium, Kepala Bengkel Keterampilan Kepala Perpustakaan, pegawai Tata Usaha dan siswa.
Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang perlahan naik ke tiang diiringi lirik lagu Indonesia Raya diiringi Drumband Gita Maua Persada. Dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945.
Pembina upacara memberikan apresiasi kepada Pengurus OSIM dan Tim Paskibra. Dia mengajak seluruh elemen madrasah untuk merenungi kembali makna sejati Harkitnas.
“Bunda bangga sekali melihat kesiapan dan kedisiplinan Ananda Pengurus OSIM dan Tim Paskibra hari ini. Ananda telah menunjukkan bahwa generasi madrasah adalah generasi yang siap, tangguh, dan berkarakter. Namun ingatlah, Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah panggilan jiwa bagi kita semua untuk terus bangkit, maju, dan bersatu,” kata Rika Maria
Disebutnya dulu, para tokoh berjuang keras mencerdaskan bangsa agar Indonesia merdeka dari penjajahan. Sekarang, tugas kita adalah menjaga kemerdekaan itu dengan cara belajar sungguh-sungguh, bekerja keras, dan membangun karakter diri yang kuat, mandiri, serta bermanfaat bagi orang lain.
Secara khusus dia mengaitkan semangat Harkitnas dengan identitas khas madrasah tersebut yang memiliki empat keunggulan utama: Multimedia, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Tata Busana, dan Tata Boga. Menurut beliau, keberadaan Keterampilan yang dikelola oleh Kepala Bengkel, serta dukungan sumber ilmu di bawah naungan Kepala Perpustakaan, adalah sarana nyata untuk mewujudkan semangat kebangkitan tersebut.
“Di sini para guru membekali Ananda tidak hanya dengan teori di kelas, tetapi juga kemampuan nyata melalui keterampilan. Multimedia melatih kalian berkarya dan berkreasi, ATPH mengajarkan cinta tanah, pertanian, dan kemandirian pangan, Tata Busana melatih seni, ketelitian, dan keindahan, serta Tata Boga mengajarkan pelayanan dan keahlian kuliner. Keempat keterampilan dan fasilitas ini adalah bukti nyata kita bangkit menjadi insan yang cerdas, terampil, dan berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya penuh semangat.
Lebih dalam lagi, Kepala madrasah menekankan visi utama madrasah dalam mencetak generasi masa depan, yaitu generasi yang Berkarakter, Berakhlak Mulia, Taat Beribadah, serta menjadi Shaleh dan Sholehah. Nilai-nilai inilah, kata beliau, yang menjadi pondasi kokoh untuk merawat persatuan, sesuai dengan semboyan kebanggaan madrasah: “Merawat Jembatan Hati Menuju Mansuta Jaya”.
Ketua OSIM sekaligus salah satu pelaksana upacara hari ini, Fajar, mengaku bangga dan bersyukur dapat memimpin kawan-kawan pengurus dan tim paskibra dalam tugas mulia ini.
Upacara ditutup dengan nyanyian lagu nasional Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa. (humas).





