“Kami mengapresiasi BNPB yang telah mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock sebagai material pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk inovasi PT Semen Padang telah mendapat pengakuan dari lembaga negara untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Win.
Menurut Win, penggunaan Sepablock tidak hanya mempercepat proses pembangunan hunian permanen, tetapi juga menghasilkan bangunan yang kokoh, nyaman, dan efisien. Karena itu, PT Semen Padang berharap inovasi tersebut semakin luas dimanfaatkan, baik dalam pembangunan pascabencana maupun proyek perumahan masyarakat secara umum.
“Kami berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, hingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Sestama BNPB, Rustian, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga meminta PT Semen Padang sebagai mitra dalam program tersebut untuk terus mendukung penyelesaian pembangunan rumah permanen bagi warga yang masih membutuhkan.
Selain meninjau pembangunan Huntap, Rustian juga mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan muncul akibat fenomena El Niño.
Menurutnya, musim kemarau panjang berpotensi menimbulkan krisis air bersih sehingga pemerintah daerah perlu mulai menyiapkan langkah mitigasi, salah satunya dengan membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai.
“Kita harus mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kemarau panjang. Salah satu langkah antisipasi adalah membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai sebagai fasilitas bagi masyarakat apabila kondisi itu benar-benar terjadi,” katanya.
Menurutnya, yang terpenting bukanlah merasa takut terhadap ancaman bencana, melainkan membangun budaya kesiapsiagaan dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi setiap potensi risiko.
“Masyarakat tidak perlu takut terhadap bencana, tetapi harus tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, menyambut baik program Huntap Mandiri yang dijalankan BNPB. Menurutnya, rumah-rumah yang dibangun menggunakan Sepablock memiliki kualitas yang sangat baik serta desain yang menarik sehingga layak menjadi hunian jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.
“Semoga para penerima manfaat dapat menghuni rumah ini bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Rumah ini dibangun dengan material Sepablock, kualitasnya sangat baik, bahkan desainnya mirip dengan bangunan-bangunan di Belanda,” kata John Kenedy Aziz.
Rasa syukur juga disampaikan Revival dan Yusra, penerima manfaat Huntap Mandiri di Nagari Pasia Laweh. Mereka mengaku puas dengan kualitas rumah yang dibangun menggunakan Sepablock karena kokoh sekaligus memberikan kenyamanan bagi keluarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan pemerintah daerah atas bantuan ini. Rumahnya nyaman dan terasa sejuk. Kami sangat terkesan dengan material Sepablock yang digunakan,” ungkap Revival.
Penyerahan tiga unit Huntap Mandiri tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia industri dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Kepercayaan BNPB menggunakan Sepablock juga menegaskan peran inovasi PT Semen Padang dalam menghadirkan solusi konstruksi yang cepat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)












