“Alhamdulillah, dari tahun 2025 sudah jauh lumayan yang ikut mendaftar. Kami berharap melalui panitia HJK, seluruh OPD dapat segera mendaftar karena kegiatan ini didukung penuh Pemko Padang. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda nasional bahkan internasional,” katanya.
Ketua Umum Pelaksana Hari Jadi Kota Padang ke-357, Corri Saidan, mengatakan BOMRun menjadi bagian penting dari strategi promosi Kota Padang yang tahun ini mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”
Menurutnya, tema tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pengakuan dunia terhadap kekayaan kuliner daerah melalui predikat Kota Gastronomi UNESCO.
“Untuk tahun 2026, tema Hari Jadi Kota Padang adalah ‘Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City’. Ini salah satu bentuk konsistensi dan komitmen kita untuk mewujudkan Padang menjadi kota gastronomi yang mendapat pengakuan dunia melalui UNESCO,” ujarnya.
Corri menambahkan, Pemko Padang telah menginstruksikan seluruh OPD dan aparatur sipil negara (ASN) untuk berpartisipasi aktif menyukseskan seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Padang yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026.
BOMRun 2026 sendiri akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan titik start dan finis di kawasan Pantai Purus–Danau Cimpago. Rute lomba akan melintasi sejumlah ikon wisata Kota Padang, seperti Jembatan Siti Nurbaya, Masjid Al-Hakim, Gunung Padang, Bukit Gado-Gado, Pantai Air Manis, kawasan Klenteng, hingga Kota Tua.
Selain BOMRun, rangkaian HJK Padang ke-357 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda budaya dan hiburan masyarakat, di antaranya pawai telong-telong, gowes massal, Festival Selaju Sampan, makan bajamba, serta pameran produk unggulan daerah. (*)












